Home » Tourism » Museum perlu direformasi total

Museum perlu direformasi total

Penggunaan museum sebagai tema kunjungan wisata tahun ini diharapkan tidak terjebak dalam slogan klise yang tiada makna karena museum merupakan ujung dari mata air industri kreatif yang bisa menjadi kekuatan bangsa Indonesia.

Wiendu Nuryanti, Guru Besar Pariwisata dari Universitas Gadjah Mada, mengatakan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata telah menetapkan Tahun Kunjung Museum (Visit Museum Year) menjadi tema wisata tahun ini.

“Penggunaan museum sebagai tema kiranya dapat merevitalisasi museum yang sekarang ini masih sedikit memperoleh perhatian di hati masyarakat,” ungkapnya hari ini.

Menurut dia, museum di Indonesia perlu direformasi total baik dalam arti penampilan nilai penting melalui koleksi, kreatifitas dan aktivitas ikutan serta mengingat dampak sosial budaya dan ekonomi yang ditimbulkannya.
“Reformasi tersebut tidak cukup menyangkut teknis pelestarian koleksi saja tetapi juga menyangkut manajemen pengelolaan dalam merespon perkembangan industri kreatif agar diminati masyarakat termasuk masyarakat dunia. Jadi sudah selayaknya museum mulai mengembangkan suatu pola pengelolaan yang berbasis quality oriented, bukan quantity oriented,” ujarnya.

Menurut dia, hal-hal yang mesti ditingkatkan adalah mutu dan kualitas, baik dari sisi infrastruktur serta sarana dan prasarana maupun program kegiatan yang dilakukan. Dengan demikian, masyarakat akan jadi lebih tertarik mendatangi museum.

Dia menilai penggunaan tema di dalam tahun berkunjung pastinya memiliki pertimbangan yang kompleks dan tidak hanya berdimensi pada tujuan untuk meningkatkan wisman dan devisa. Namun lebih luas daripada itu didasarkan atas beberapa pertimbangan penggalangan kekuatan dan nilai-nilai budaya seperti nasionalisme, cinta tanah air, cinta tradisi dan penghargaan terhadap sejarah.

Pihaknya berharap pemerintah telah menyiapkan program terkait tahun kunjungan museum ini secara kreatif dan serentak sehingga museum menjadi lebih semarak dan hidup dalam pengelolaannya. Hal ini akan mendorong gairah masyarakat untuk berkunjung ke museum.

Selain itu juga perlu dilakukan reposisi museum melalui upaya penggalangan kebersamaan antarpemangku kepentingan untuk mengoptimalkan fungsionalisasi museum dan memperkuat apresiasi masyarakat terhadap nilai kesejarahan dan budaya bangsa.

Wiendu, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Mitra Museum Indonesia, berharap Tahun Kunjungan Museum 2010 menjadi tonggak penting bagi kebangkitan kehidupan permuseuman di Indonesia. Dia berharap museum tidak lagi di pandang hanya sebagai wadah koleksi benda mati, namun merupakan laboratorium hidup tempat pembelajaran sekaligus sebagai tempat berkunjung yang menarik.

Sumber Kompas


Hasil dari Google:


Baca juga:

Tentang Artikel Ini
Oleh on Jan 12th, 2010 pada kategori Tourism. Anda dapat berlangganan artikel melalui link berikut ini RSS 2.0. Anda dapat meninggalkan komentar melalui formulir berikut atau Pelacakan atas tema ini dari situs Anda

RSS feed | Trackback URI

Comments »

No comments yet.

Name (*)
E-mail (*)
URI
Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.

Trackback responses to this post