Home » Tourism » Awal Tahun, Perhotelan dan Restoran Sepi

Awal Tahun, Perhotelan dan Restoran Sepi

KALIMAS, JUMAT – Selama bulan Januari hingga April 2009, bisnis perhotelan dan restoran mengalami masa surut atau low session dengan tingkat okupansi di bawah 60 persen. Hal ini disebabkan lembaga pemerintahan sebagai pangsa terbesar hotel dan restoran sedang berada dalam penyusunan anggaran baru.

Demikian diungkapkan Ketua Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Jatim Yulianto Sochebu, Jumat (30/1) di Surabaya. Sekitar bulan April anggaran pemerintahan baru akan diputuskan oleh DPR. “Setelah itu, aktivitas perhotelan dan restoran ramai,” tuturnya.

Melihat situasi ini, Yulianto berpendapat efek krisis keuangan global belum dapat dilihat dalam catur wulan pertama tahun 2009 karena empat bulan pertama di awal tahun memang menjadi bulan-bulan low session bagi bisnis perhotelan dan restoran. Sepinya okupansi di awal tahun memang terjadi setiap tahun. “Diharapkan setelah bulan April bisnis perhotelan dan restoran tetap cerah dan tak terpengaruh krisis keuangan global,” tambah Yulianto.

Aloysius Budi Kurniawan

Dikutip dari Kompas


Hasil dari Google:


Baca juga:

Tentang Artikel Ini
Oleh on Feb 21st, 2012 pada kategori Tourism. Anda dapat berlangganan artikel melalui link berikut ini RSS 2.0. Anda dapat meninggalkan komentar melalui formulir berikut atau Pelacakan atas tema ini dari situs Anda

RSS feed | Trackback URI

Comments »

No comments yet.

Name (*)
E-mail (*)
URI
Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.

Trackback responses to this post