Home » Tourism » 16 Desa Ikuti Festival Desa Wisata Sleman

16 Desa Ikuti Festival Desa Wisata Sleman

Sebanyak 16 desa wisata di Kabupaten Sleman menyatakan siap untuk mengikuti Festival Desa Wisata dengan tema ‘Hijau Desaku, Lestari Budayaku’ yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwista (Disbudpar) Sleman dan Forum Komunikasi Desa Wisata Sleman. Untuk penilaian akan dilaksanakan secara marathon dengan model roadshow selama empat hari mulai 26 hingga 29 April 2010 mendatang.

Kepala Disbudpar Sleman, Drs Untoro Budiharjo mengatakan, maksud dan tujuan dilaksanakannya festival desa wisata, yakni sebagai wahana evaluasi terhadap keberadaan desa wisata di Kabupaten Sleman. “Berdasarkan informasi yang diperoleh tim penilai nantinya akan digunakan sebagai bahan untuk menyusun format program pengembangan desa wisata di masa mendatang,” terangnya di Sleman, Selasa (27/4).

Meski jumlah desa wisata di Sleman cukup banyak, katanya, namun saat ini yang menyatakan kesiapannya untuk turut dalam festival baru sebanyak 16 desa wisata, meningkat dibanding tahun lalu yang sebanyak 13 desa wisata. “Hal ini menunjukkan peningkatan dari sisi kesiapan desa wisata untuk berkompetisi secara positif,” terangnya.

Ditambahkannya, bagi desa wisata yang berhasil memenangi Festival Desa Wisata tahun 2010, Dispbudpar Sleman telah menyiapkan hadiah berupa dana pembinaan sebesar Rp 11 juta, tropi bergilir dan tropi tetap. Hal ini bertujuan untuk memotifasi dewa wisata dan desa-desa lainnya untuk dapat terus meningkatkan potensi wilayahnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai, Wardiyanto mengatakan, tim penilai terdiri dari lima orang yakni Wardiyanto dari Akademi Pariwisata Indonesia (API) Yogyakarta dan Indi Printianto dari PHRI, Hari Sunanto dari SKH Kedaulatan Rakyat, Edi Purnomo dari ASITA dan Destha Titi Raharjana dari Puspar UGM yang juga akan didampingi Forum Komunikasi Desa Wisata, yaitu Sujarwati dan Suharyono.

“Penilaian akan didasarkan pada katergori desa wisata yang tumbuh berkembang dan mandiri. Secara spesifik ruang lingkup penilaian meliputi pemanfaatan potensi, SDM dan lembaga wisata lokal, dukungan masyarakat dalam pelaksanaan Sapta Pesona, prasarana penunjang wisata dan wisatawan di desa wisata,” ujar Wardianto.

Source: KRjogja


Hasil dari Google:


Baca juga:

Tentang Artikel Ini
Oleh on Apr 27th, 2010 pada kategori Tourism. Anda dapat berlangganan artikel melalui link berikut ini RSS 2.0. Anda dapat meninggalkan komentar melalui formulir berikut atau Pelacakan atas tema ini dari situs Anda

RSS feed | Trackback URI

Comments »

No comments yet.

Name (*)
E-mail (*)
URI
Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.

Trackback responses to this post