Mau Tenang Bermalam di Hotel, Katakan “Incognito”
Anda yang ingin menginap di hotel dengan tenang tanpa diganggu kunjungan tamu atau sambungan telepon bisa meminta layanan incognito. Layanan itu digunakan agar keberadaan tamu hotel tidak diketahui orang lain.
Dosen Akademi Pariwisata Nasional Indonesia (Akparindo), Andi Sinaga, di Bandung, Jumat (8/1/2010), mengatakan, pengelola hotel yang sudah memahami standar pelayanan tamu seharusnya mengerti jika diminta untuk melakukan incognito.
“Meskipun tamu hanya menginap di kamar dengan tarif sebesar Rp 1 juta per malam, mereka berhak meminta incognito,” kata Andi.
Layanan itu sudah biasa diajukan para bintang film, kepala negara, petinggi partai politik, dan figur terkenal lain. “Bayangkan kalau petinggi partai politik diketahui melakukan aktivitas yang sifatnya pribadi di hotel. (Itu) bisa dimanfaatkan musuh-musuh politiknya,” ujar Andi.
Jika ada yang menanyakan, maka pegawai hotel akan mengatakan bahwa tamu yang bersangkutan tidak menginap di sana. Meski demikian, tamu biasa pun bisa meminta layanan itu. “Saya dengar, pernah ada pegawai di Medan dipecat. Dia lupa, keberadaan tamu diberi tahu,” katanya.
Sumbr Kompas
Artikel Terkait:
- Hotel Banting Tarif Selama Puasa (1530 kali)
- “Long Weekend”, Kamar Hotel di Bandung Habis Dipesan (1554 kali)
- Wow… Tarif Hotel Tahun Baru Melonjak 50 Persen (1247 kali)
- Tarif Hotel Berbintang di Jogja Naik 50 Persen (1694 kali)
- Masa Libur, Tingkat Hunian Hotel Capai 70-80 Persen (1107 kali)
- Hotel-hotel Tawarkan Paket Liburan (375 kali)
- Kunjungan Wisman Malaysia Terbesar di Sulsel (946 kali)
- Tips Mencari Penginapan (780 kali)
- Wisman ke Sumbar Menurun (805 kali)
- Musim Libur Belum Tiba, Bali Sudah Macet (1011 kali)




No comments yet.