Suroan di Lawu, Seorang Pendaki Tewas
Seorang pendaki Gunung Lawu (3.265 m) ditemukan tewas, Senin (28/12/2009) dini hari, akibat cuaca buruk yang terus-terusan terjadi di kawasan gunung tersebut.
Penjaga pos pantau Cemoro Sewu Magetan, Agus Suwandono, mengatakan, selain satu pendaki yang tewas tersebut, satu pendaki lainnya dinyatakan dalam kondisi kritis dan 20 pendaki lainnya dalam kondisi lemah. “Saat ini tim gabungan SAR tengah melakukan evakuasi. Informasinya, jenazah akan diturunkan lewat pos pendakian Gunung Lawu Jawa Tengah, Cemoro Kandang, Kabupaten Karanganyar,” ujarnya.
Menurut dia, rombongan pendaki yang naik Gunung Lawu sejak Minggu (27/12) ini, berasal dari Paguyuban Condro Mowo Ngawi dan Blora, Jawa Tengah yang berjumlah 55 orang.
Mereka mendaki untuk melakukan ritual “suroan” (bulan suro) di petilasan Hargo Dalem. Mereka terbagi dalam tiga rombongan yang naik Lawu melaui tiga jalur, yakni jalur Jawa Timur Cemoro Sewu, jalur Jawa Tengah Cemoro Kandang, dan jalur Ngawi Jogorogo. “Informasi awal tentang kondisi pendaki diterima dari Muis, seorang warga yang biasa berdagang di Hargo Dalem. Muis inilah yang mengurus jenazahnya,” papar Agus.
Pendaki itu diperkirakan tewas karena kedinginan dan kelaparan saat melakukan ritual. Hal ini karena hujan yang terus mengguyur kawasan Gunung Lawu sejak Minggu (27/12). Bahkan sebelumnya, sempat dikabarkan terjadi hujan es di atas Gunung lawu.
Agus menuturkan, hingga kini jenazah dan para pendaki lainnya masih berada di Hargo Dalem dengan kondisi lemah. Evakuasi sulit dilakukan karena posisi korban berada pada ketinggian 3.100 meter dari permukaan laut (mdpl).
Sedangkan, Hargo Dalem sendiri berjarak sekitar 6,5 kilometer dari Pos Pantau Cemoro Sewu Magetan. Untuk menuju ke Hargo Dalem, petugas membutuhkan waktu lima hingga enam jam perjalanan mendaki dengan kondisi jalur yang cukup curam.
Agus Suwandono menambahkan, sebelumnya ia telah memperingatkan para pendaki supaya menunda pendakian karena kondisi cuaca yang buruk. Hujan deras terus mengguyur pegunungan Lawu. Guyuran air hujan ini juga membuat jalur perjalan Cemoro Sewu menuju puncak licin.
Selain itu, persiapan para pendaki terlihat cukup minim. Persiapan mereka berbeda dengan persiapan pendakian yang biasa dilakukan pendaki lain pada umumnya. Hal ini berkaitan dengan tujuan mereka melakukan ritual suroan.
Hargo Dalem, kata Agus, hanya berjarak sekitar 200 meter dari puncak Gunung Lawu. Diduga, cuaca yang cukup dingin saat pendakian, serta persiapan logistik yang minim inilah membuat kondisi rombongan para pendaki lemah.
Sumber Kompas
Baca juga:
- Terperosok, Pendaki Merapi Asal Jogja Patah Tulang (114 kali)
- Mau Naik Kereta Api Presiden SBY? Bayar Dulu Rp 21 Juta (78 kali)
- Para Turis Masih Menikmati Bromo (881 kali)
- 2013, Jateng Bertabur Festival Wisata (263 kali)
- Pasar Wisata Sejarah KA Masih Terbuka (1508 kali)
















No comments yet.