SBY Akan Dinobatkan sebagai Bapak Pariwisata Indonesia
Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) dan Organisasi Pemandu Wisata se-Dunia (World Federation of Tourist Guide Associations/WFTGA) mempunyai gagasan untuk menobatkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai tokoh atau Bapak Pariwisata Indonesia.
“Memajukan pariwisata Indonesia ke depan sangat tergantung dari kesungguhan dan keseriusan Kepala Negara dan pembantunya dalam menggarap sektor pariwisata,” kata Dr Jro Gede Karang T Suarshana MBA, pengamat dan praktisi pariwisata, di Denpasar, Rabu (9/9).
Ketika mengadakan pertemuan dengan pengurus DPP HPI Bali, Ketua DPP HPI sekaligus Executive Board World Federation of Tourist Guide Association, Drs I Nyoman Kandia, menyatakan bahwa pihaknya juga sepakat untuk menobatkan SBY sebagai Bapak Pariwisata Indonesia.
“Gagasan untuk menobatkan Presiden SBY sebagai salah seorang tokoh atau Bapak Pariwisata Indonesia segera akan dimatangkan sehingga pada saatnya nanti dapat direalisasikan,” kata Jro Karang.
Dikatakan, Presiden SBY dalam kesehariannya selama ini dinilai sangat santun, sopan, tenang, dan cerdas, sesuai dengan pesona pariwisata Indonesia.
Kelebihan yang dimiliki Presiden SBY itu hendaknya bisa dijadikan ikon pariwisata Indonesia, dengan harapan kunjungan wisatawan mancanegara ke Nusantara menjadi semakin banyak, ucapnya.
Nyoman Kandia, yang memimpin organisasi guide se-dunia dari Bali, mengakui bahwa komponen pariwisata di Indonesia selama ini belum pernah memberikan penghargaan khusus kepada SBY.
Padahal, kata dia, Presiden SBY sangat berjasa dalam memajukan pariwisata Indonesia, khususnya Pulau Dewata.
“Melalui penghargaan menjadi salah seorang tokoh atau Bapak Pariwisata Indonesia, kami harapkan Bapak Presiden SBY dalam lima tahun ke depan lebih memajukan sektor pariwisata,” kata Nyoman Kandia.
Sumber Antara
Artikel Terkait:
- UNWTO Apresiasi Komitmen Indonesia (292 kali)
- Turnamen Barongsai Piala Gus Dur Digelar April (495 kali)
- NTB Dirikan Pasar Mutiara Pertama di Dunia (607 kali)
- Wisata Terumbu Karang Belum Tergarap (512 kali)
- Komunitas Tionghoa Solo Ikut Berduka (783 kali)
- Wisata Bahari Sulut Diharapkan Samai Australia dan Karibia (1175 kali)
- Malam ini, Teater Eska tampil di TBY (914 kali)
- Demi Komodo, Pertambangan Dihentikan (608 kali)
- Paket Green Tourism di Sumbar Diminati Wisatawan Eropa (893 kali)
- Indonesia-Turki Sepakat Bebas Visa (1052 kali)




No comments yet.