Rugi Rp 3 M, KA Parahyangan Bandung-Jakarta Dihentikan
PT KA menghapuskan Kereta Api (KA) Parahyangan Bandung-Jakarta karena merugikan PT KA sebesar Rp 3 miliar pada tahun 2009. Hal itu disebabkan tingkat okupansi rendah karena kalah saing dengan Tol Cipularang.
“Keputusan kami ambil setelah melalui kajian cukup lama dan dicoba dengan diskon tarif dan sebagainya, namun hasilnya tingkat kepadatan penumpang Parahyangan masih rendah baik yang berangkat dari Bandung maupun dari Jakarta,” tutur Vice President Pemasaran Angkutan Penumpang PT KA Husein Nurroni dalam jumpa pers di kantor PT KA Daop II Jalan Stasiun Timur, Jumat (16/4/2010).
Okupansinya menurut Husein hanya 50-60 persen. Sementara idealnya lebih dari 80 persen. Dengan tingkat okupansi yang rendah PT KA dirugikan sebesar Rp 3 miliar.
Maka, untuk mengganti KA Parahyangan, PT KA akan memaksimalkan KA Argo Gede. KA Parahyangan mulai dihentikan operasinya mulai 27 April 2010.
Diakui Husein, dalam koridor jarak pendek waktu tempuh kereta api lebih lama daripada Tol Cipularang, walaupun pick our tertentu waktu tempuh kereta masih lebih unggul.
“Untuk itu kami akan lakukan reschedulling kereta argo gedenya. Bila perlu, dengan diskon tarif pada jam-jam tertentu,” lanjut Husein.
Source: Detikcom
Baca juga:
- PT KA Tidak Akan Cat Ulang Gerbong Argo Parahyangan (1404 kali)
- KA Parahyangan dan Argo Gede Turun Tarif (10844 kali)
- PT KA Luncurkan Kereta Malabar Jurusan Bandung-Malang (3018 kali)
- Sentuhan Layanan Baru KA Argo Gede (3122 kali)
- PT. KA Sesuaikan Grafik Perjalanan Per 1 Maret 2010 (1715 kali)
















No comments yet.