Ribuan Petakziah Penuhi Ponpes Tebu Ireng
Ribuan petakziah memadati kawasan Pondok Pesantren Tebu Ireng, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jatim, menyusul meninggalnya KH Abdurahman Wahid atau yang akrab dipanggil Gus Dur.
Sudarmaji, salah seorang petakziah asal Mojokerto, Kamis (31/12/2009), mengatakan, dirinya sengaja datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Gus Dur. “Saya datang bersama rombongan Nahdlatul Ulama Mojokerto untuk memberikan penghormatan kepada Gus Dur,” ujarnya.
Ia mengemukakan, Gus Dus merupakan sosok pahlawan negara yang patut dihormati dan dikenang jasa-jasanya. Petakziah yang datang ke lokasi pondok pesantren langsung diarahkan oleh panitia ke Masjid Ulul Albab Tebu Ireng, Jombang.
Hal itu dilakukan karena jenazah Gus Dur akan langsung dishalati di masjid tersebut. Di sepanjang sisi Jalan Irian Jaya, tepatnya di sekitar Pondok Pesantren Tebu Ireng, berjajar karangan bunga dari beberapa kolega.
Sumber Kompas
Artikel Terkait:
- Pengelolaan Wisata Pacet Dinilai Tidak Menguntungkan (1252 kali)
- Peresmian KA Bangunkarta Eksekutif dan Senja Kediri Bisnis (5544 kali)
- 7 Gunungan Gerebek Maulud Keraton Yogyakarta Jadi Rebutan Warga (36 kali)
- Aceh Besar Galakkan Wisata Spiritual dan Keluarga (576 kali)
- Ramadhan, Masjid Ampel Memesona Turis Mancanegara (1253 kali)
- Duh, Mahalnya Danau Toba (1262 kali)
- Lezatnya…. Gulai Kepala Ikan Kakap Mas Agus Salatiga (812 kali)
- Pariwisata Indonesia Harus Berkonsep “Green Tourism” (1158 kali)
- Lamongan Punya 31 Cagar Budaya Resmi (1136 kali)
- Lamongan Punya 31 Cagar Budaya Resmi (741 kali)




No comments yet.