Pengelolaan Wisata Pacet Dinilai Tidak Menguntungkan
Bagi hasil bisnis pengelolaan tempat wisata di Kecamatan Pacet antara Pemerintah Kabupaten Mojokerto dengan investor dinilai tidak menguntungkan.
Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPRD Kabupaten Mojokerto Syaiful Fuad , Selasa (24/3) menyebutkan masa kontrak pengelolaan yang terlalu lama dan dimulai sejak dua puluh tahun lalu menjadi salah satu sebab relatif tidak besarnya pendapatan yang diperoleh Pemkab Mojokerto.
“Pemkab (Mojokerto) tidak tegas,” ujar Syaiful soal kontrak kerjasama pengelolaan yang juga tidak diketahuinya kapan masa berakhirnya tersebut.
Sumber Kompas
Artikel Terkait:
- PLTU Pun Bisa Jadi Objek Wisata Menarik (1041 kali)
- Harga Tiket Obyek Wisata di Bantul Naik 100 Persen (3319 kali)
- Ribuan Petakziah Penuhi Ponpes Tebu Ireng (988 kali)
- Pendapatan Dampo Awang Beach Naik 150 Persen (1151 kali)
- Magelang Punya Paket “One Day Tour (572 kali)
- Penganan Khas Kaltim Laris Manis di Belanda (370 kali)
- Visit Bogor 2011 Targetkan 2,7 Wisatawan (813 kali)
- MoU PT. KAI dan BPK RI, Guna Laporan Keuangan yang Lebih Transparan (458 kali)
- Wisatawan Pantai Gunung Kidul Akan Disambut Kesenian (411 kali)
- Pesawaran Kembangkan Wisata Air Terjun Wiyono (1030 kali)




No comments yet.