Pengelolaan Wisata Pacet Dinilai Tidak Menguntungkan
Bagi hasil bisnis pengelolaan tempat wisata di Kecamatan Pacet antara Pemerintah Kabupaten Mojokerto dengan investor dinilai tidak menguntungkan.
Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPRD Kabupaten Mojokerto Syaiful Fuad , Selasa (24/3) menyebutkan masa kontrak pengelolaan yang terlalu lama dan dimulai sejak dua puluh tahun lalu menjadi salah satu sebab relatif tidak besarnya pendapatan yang diperoleh Pemkab Mojokerto.
“Pemkab (Mojokerto) tidak tegas,” ujar Syaiful soal kontrak kerjasama pengelolaan yang juga tidak diketahuinya kapan masa berakhirnya tersebut.
Sumber Kompas
Artikel Terkait:
- PLTU Pun Bisa Jadi Objek Wisata Menarik (308 kali)
- Harga Tiket Obyek Wisata di Bantul Naik 100 Persen (1523 kali)
- Pendapatan Dampo Awang Beach Naik 150 Persen (350 kali)
- Ribuan Petakziah Penuhi Ponpes Tebu Ireng (270 kali)
- Penganan Khas Kaltim Laris Manis di Belanda (113 kali)
- Pesawaran Kembangkan Wisata Air Terjun Wiyono (338 kali)
- Pas Tafiri Jadi Objek Wisata Bahari (20 kali)
- Kalau ke Papua, Jangan Lupa ke Biak (315 kali)
- Kuningan, Memanjakan Anda di Kaki Gunung Ciremai (280 kali)
- Gunung Slamet Menggeliat, Wisata Guci Melorot (663 kali)






No comments yet.