Pengelolaan Wisata Pacet Dinilai Tidak Menguntungkan
Bagi hasil bisnis pengelolaan tempat wisata di Kecamatan Pacet antara Pemerintah Kabupaten Mojokerto dengan investor dinilai tidak menguntungkan.
Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPRD Kabupaten Mojokerto Syaiful Fuad , Selasa (24/3) menyebutkan masa kontrak pengelolaan yang terlalu lama dan dimulai sejak dua puluh tahun lalu menjadi salah satu sebab relatif tidak besarnya pendapatan yang diperoleh Pemkab Mojokerto.
“Pemkab (Mojokerto) tidak tegas,” ujar Syaiful soal kontrak kerjasama pengelolaan yang juga tidak diketahuinya kapan masa berakhirnya tersebut.
Sumber Kompas
Artikel Terkait:
- PLTU Pun Bisa Jadi Objek Wisata Menarik (1047 kali)
- Harga Tiket Obyek Wisata di Bantul Naik 100 Persen (3336 kali)
- Pendapatan Dampo Awang Beach Naik 150 Persen (1157 kali)
- Ribuan Petakziah Penuhi Ponpes Tebu Ireng (991 kali)
- Magelang Punya Paket “One Day Tour (579 kali)
- Penganan Khas Kaltim Laris Manis di Belanda (374 kali)
- Kenaikan Tarif Masuk Obyek Wisata Disesalkan (19 kali)
- Visit Bogor 2011 Targetkan 2,7 Wisatawan (818 kali)
- MoU PT. KAI dan BPK RI, Guna Laporan Keuangan yang Lebih Transparan (465 kali)
- Wisatawan Pantai Gunung Kidul Akan Disambut Kesenian (418 kali)




No comments yet.