Pelatihan Pengelolaan Restoran KA
PT. Kereta Api (Persero) bekerjasama dengan APRESKA (Asosiasi Pelaksana Restoran Kereta Api) mengadakan pelatihan pengelolaan restoran kereta api pada 7-9 Desember 2009 lalu di Tretes, Jawa Timur. Pelatihan ini diikuti oleh 79 orang peserta yang berasal dari perwakilan 14 perusahaan pengelola restoran kereta api di Jawa. Mereka adalah supervisor, Pengawas Awak Restoran (PAR), pramugara, pramugari, koki, dan On Train Service (OTC).
Tujuan dari diselenggarakannya pelatihan ini adalah untuk peningkatan kualitas pelayanan di atas kereta melalui penyegaran kebijakan dan Standar Operation Procedure (SOP). Diharapkan para peserta memperoleh standar pelayanan yang seragam sehingga memberikan kontribusi peningkatan pelayanan kepada para pengguna jasa angkutan kereta api.
Pelatihan dibuka langsung oleh Direktur Operasi Bambang Irawan dan dihadiri beberapa pejabat perusahaan seperti Direktur Komersial Sulistyo Wimbo Hardjito, VP Security & Service Yusren, VP Passenger Transport Sales Indah Hadiyati, Kepala Daerah Operasi 8 Judarso Widyono, dan Ketua APRESKA H.Al Jufri Ra’uf.
Bambang Irawan dalam sambutannya mengemukakan bahwa kereta harus bersih dan bebas dari praktek-praktek jebakan pre-sale yang dapat membuat citra perusahaan jatuh di mata konsumen. ”Pagi-pagi penumpang langsung disodori sarapan nasi goreng, ternyata disuruh bayar. Bukan begitu cara berjualan yang benar, bikin orang marah. Sudah terlalu sering keluhan seperti ini masuk surat pembaca,” ujarnya.
Sebelum turun mimbar, Bambang memberikan kejutan manis pada salah satu peserta yang berulang tahun pada hari itu (5/12), namun karena tidak ada, maka dicari peserta yang hari ultahnya mendekati hari itu yaitu tanggal 5. Yang beruntung mendapatkan hadiah berupa handphone adalah Buntoro, OTC dari PT. Caprina Jaya. “Jangan dilihat harganya, anggaplah ini sebagai kenangan agar pertemuan ini berkesan dikemudian hari,” pesan Bambang.
Selama dua hari, para peserta disuguhi materi-materi yang menunjang pelayanan dari PT. Kereta Api dan tim APRESKA. Diantaranya materi tentang kebersihan, regulasi penyelenggaraan restoran Kereta Api, Pedoman Teknis Pelaksanaan Restoran Kereta Api (SOP, Menu, Tarif dan Seragam), Pelayanan Prima, Manajemen Logistik pada Usaha Restoran, Marketing Strategy dan Manajemen Mutu pada Restoran Kereta Api .
Pada hari ketiga, tibalah saat praktek kerja bagi para peserta. Para koki mendapat tugas praktek memasak di bawah bimbingan GM Bumi Sangkuriang Executive Club, Dedy Surachman. Mereka membuat steak, nasi goreng, dan sandwich. Dedy memberikan tips bagaimana menghasilkan masakan yang enak dan menarik perhatian penumpang. ”Sajikan dengan hiasan dari tomat segar dan sayuran, perhatikan saus atau kuah makanan jangan sampai tercecer keluar dari piring,” ucapnya.
Setelah menu masakan selesai diracik, giliran para prama dan prami menyajikannya di hadapan pejabat PT.KA dan APRESKA. Mereka dinilai dalam sesi ini. Ada yang lancar melakukan taking order, ada pula yang grogi dan salah tingkah. Pada kesempatan ini, tim penilai juga memberikan masukan langsung atas cara prama prami menyajikan makanan. Seperti cara memegang gelas dan piring, serta senyum dan gerak tubuh yang benar saat menawarkan menu.
Hasilnya, diputuskan lima terbaik yang mendapatkan penilaian tertinggi dalam pelayanan. Mereka berasal dari PT. Pusaka Nusantara, PT. Pan Bhakti, PT. Reska, PT. Boga-Bogi, dan Puskopka. Kepada mereka dianugerahkan hadiah yang menarik.
Selama pelatihan, para peserta tidak hanya mendapatkan materi dan teori yang penting untuk menunjang tugas sehari-hari, namun juga disuguhi hiburan yang menyenangkan. Seperti karaoke, games, dan wisata air terjun Puthuk Truno. Tak ayal, para peserta pun betah dan tekun mengikuti pelatihan. “Ini adalah yang pertama bagi saya, senang banget karena nambah ilmu, nambah teman, apalagi di sini udaranya segar jadi tambah bersemangat deh!” Ucap AA. Fatoni, Prama dari CV. Rama.
VP Penjualan Penumpang PT. KA, Indah Hadiyati mengatakan bahwa kegiatan pelatihan semacam ini rencananya akan diselenggarakan rutin setiap enam bulan sekali. Indah juga berpesan kepada seluruh peserta yang hadir untuk meneruskan apa yang sudah mereka dapat di pelatihan ini kepada teman–teman lain di unit kerja masing-masing. “Semoga materi yang telah diberikan dapat benar-benar dipraktekan dalam pekerjaan mereka sehari-hari,” pungkas Indah menutup acara Pelatihan Pengelolaan Restoran Kereta Api.
Sumber KAI
Artikel Terkait:
- PT. KA Luncurkan KA Madiun Jaya (653 kali)
- Penghapusan Tuslah (430 kali)
- KA “Rencang Geulis” untuk Padalarang – Cibatu (1080 kali)
- PT KA (Persero) DAOP VI Yogyakarta Terima Piagam Penghargaan Dari Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (264 kali)
- PT KA Tidak Akan Cat Ulang Gerbong Argo Parahyangan (322 kali)
- Pemesanan Tiket KA Executive dan Bisnis Melalui Call Center KA (8954 kali)
- PTKA & KA Jabotabek akan berbagi wewenang soal komuter (251 kali)
- PT. KA (Persero) Perluas Jaringan Pelayanan Ticketing (4103 kali)
- Awal Tahun, Perhotelan dan Restoran Sepi (699 kali)
- Danau Sipin Dibenahi Jadi Wisata Tirta (461 kali)






No comments yet.