Home » News » Pasar Wisatawan Brunei dan Sarawak Belum Tergarap

Pasar Wisatawan Brunei dan Sarawak Belum Tergarap

Potensi pasar wisatawan asal Brunei Darussalam dan Serawak, Malaysia belum tergarap optimal, padahal kemampuan daya beli dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di negara itu cukup tinggi.

“Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) yang memiliki kedekatan geografis dengan kedua negara itu belum maksimal mempromosikan potensi pariwisatanya ke negeri tetangga itu,” kata Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta Tazbir, Rabu (14/4).

Oleh karena itu, menurut dia, melalui kerja sama dengan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diharapkan Kalbar mampu menggarap potensi pariwisata yang dimiliki.

Ia mengatakan dengan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama DIY dengan Kalbar, belum lama ini, kemajuan sektor pariwisata kedua provinsi itu akan meningkat.

“Sehingga nantinya potensi pasar wisatawan Brunei Darussalam dan Serawak bisa digarap optimal secara bersama-sama oleh DIY dan Kalbar,” kata Tazbir.

Menurut dia, nota kesepahaman kerja sama itu tidak hanya di sektor pariwisata, tetapi juga di sektor-sektor lainnya.

Sehingga, kata dia, kerja sama yang dijalin ini memberikan manfaat bagi masyarakat kedua provinsi tersebut.

“Posisi Kalbar bagi DIY dinilai penting, karena selain daerahnya dekat dengan Serawak dan Brunei Darussalam, Kalbar banyak mengirimkan pelajar maupun mahasiswanya untuk melanjutkan pendidikan di Yogyakarta,” katanya.

Ia mengatakan momentum seperti itu juga untuk memberikan apresiasi bahwa Kalbar dan DIY perlu menjalin kerja sama yang lebih luas lagi di berbagai sektor, termasuk menggarap pasar wisatawan asal Brunei dan Serawak.

“Melalui kerja sama tersebut diharapkan pula akan lebih banyak lagi wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara mengunjungi objek wisata di Kalbar maupun DIY,” kata Tazbir.

Source: Inilah


Artikel Terkait:

Tentang Artikel Ini
Oleh on Apr 15th, 2010 pada kategori News. Anda dapat berlangganan artikel melalui link berikut ini RSS 2.0. Anda dapat meninggalkan komentar melalui formulir berikut atau Pelacakan atas tema ini dari situs Anda

RSS feed | Trackback URI

Comments »

No comments yet.

Name (*)
E-mail (*)
URI
Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.

Trackback responses to this post