Pariwisata Butuh Strategi Darurat
JAKARTA, SELASA — Pakar marketing Hermawan Kertajaya di Jakarta, Selasa (24/2), mengatakan, sektor pariwisata untuk bisa maju membutuhkan kerja keras memenangkan market.
Paling tidak ada tiga langkah yang perlu dilakukan dalam strategi darurat. Pertama, perlu prioritas di market yang bisa dimasuki dalam sesaat. Kedua, destinasi yang menjadi tujuan dicari bisa segera masuk. Dan ketiga, menyiapkan produk-produk yang low budget dan high impact.
“Dengan penajaman itu, meski di tengah image yang buruk, kita masih bisa maju,” ujarnya.
Hermawan juga meyakini, by default Indonesia akan tetap tumbuh 4 persen atau lebih meski di tengah krisis global. “Asia Tenggara masuk wilayah yang maju, dan Indonesia masuk di dalamnya. Dan 2009, pariwisata harus berubah paradigmanya,” ujarnya.
Itu sebabnya, Hermawan mengatakan, untuk meningkatkan pariwisata bangsa ini perlu membuat cetak biru, yang bisa memberikan sinergi dengan semua sektor.
Sumber Kompas
Artikel Terkait:
- Indonesia Punya Segalanya (2651 kali)
- Kalla: Majukan Pariwisata, Contoh Singapura! (873 kali)
- Topeng Bekasi, Upaya Bekasi Tarik Wisatawan (2463 kali)
- DKI Andalkan Sektor Pariwisata (407 kali)
- Pariwisata Tak Terkendali Ancam Pertanian di Bali (543 kali)
- Banyak Tempat Wisata di Sleman Yang Aman Dikunjungi (1011 kali)
- Media Massa Perlu Ikut Sinergi Bangun Pariwisata (892 kali)
- Belajar Industri Pariwisata dari Negeri Jiran (1243 kali)
- Visit Bogor 2011 Targetkan 2,7 Wisatawan (817 kali)
- Harga Tiket Wisman di Ketep Pass Sebesar 3 Dollar Amerika (2100 kali)




No comments yet.