Pariwisata Bali Tidak Akan Terpengaruh Pemilu
Koordinator Badan Pariwisata Bali, IB Ngurah Wijaya, menegaskan, dunia pariwisata Bali tidak akan terpengaruh putaran pemilu legislatif dan presiden yang akan dilakukan beberapa waktu lagi, sepanjang kondisi keamanan dan ketertiban umum terjaga.
“Saya yakin begitu, apalagi sekarang masyarakat juga sudah lebih mampu mencermati keadaan mana yang baik untuk mereka dan yang tidak. Peran dari polisi dan aparatur lain sangat dibutuhkan untuk dapat memelihara keamanan ini,” katanya di Denpasar, Senin (6/4).
Wijaya menyatakan, pada skala kecil, pariwisata dan percaturan politik tidak akan ada kaitan langsung terhadap pendapatan para pegiat wisata dan masyarakat yang memperoleh nafkah dari dunia ini.
Akan tetapi, hal itu baru berpengaruh jika selera politik para peletak kebijakan produk percaturan politik di Bali berubah arah.
“Tetapi telah ada skema besar pengembangan wisata Bali hingga tahun-tahun mendatang dan itulah yang akan menjadi panduan para pegiat dunia wisata di sini,” katanya.
Terkait dengan jumlah kunjungan wisatawan ke Bali, dia menyatakan, selama Januari lalu Bali justru mengalami kenaikan cukup siginifikan ketimbang destinasi wisata internasional di negara-negara tetangga. Tercatat Bali mendapat kenaikan ketimbang periode sama pada 2008, yaitu pada angka 19,5 persen sementara Singapura cuma di kisaran 15 persen.
“Untuk Februari memang sedikit menurun karena Imlek itu jatuh pada Januari. Tetapi Maret dan April agaknya telah meningkat kembali ke angka sekitar 18 persen dan 19 persen. Cukup stabil dan kami yakin kalau hasil pemilu memuaskan banyak pihak, maka dunia pariwisata akan semakin bergairah lagi,” katanya.
Sumber Antara
Baca juga:
- Pemprov Bali Ikut Garuda Promosi ke Eropa (975 kali)
- 2,2 Juta Wisman ke Bali Takkan Terulang (1066 kali)
- Banyak yang Tinjau Ulang Rencana Bepergian (1158 kali)
- Bali Ingin Genjot Turis Australia (597 kali)
- Bali Kehilangan Rp 2,5 Miliar Per Malam (443 kali)
















No comments yet.