Nilai Lokal Jadi Fokus Kode Etik Pariwisata
JAKARTA, RABU - Nilai-nilai lokal menjadi fokus dalam Kode Etik Pariwisata Dunia atau Global Code of Ethics for Tourism yang disosialisasikan oleh Anggota “World Committee on Tourism Ethics” United Nation World Tourism Organization (UNWT) I Gede Ardika di depan sejumlah staf departemen dan akademisi di Debudpar Jakarta, Rabu (4/2).
Hampir di seluruh butir kode etik yang berjumlah sepuluh butir ini termuat etika-etika yang berpihak kepada pengembangan budaya dan masyarakat setempat, yang disebut dengan kelompok minoritas atau penduduk asli. Misalnya, dalam butir keempat, kode etik ini menyebutkan bahwa masyarakat yang berada tempat wisata budaya memiliki hak dan kewajiban khusus terhadap sumber daya kepariwisataan tersebut.
Selain itu, kebijakan kepariwisataan harus dilaksanakan dengan memperhatikan nilai-nilai yang harus dilindungi dan harus tetap menjamin bahwa produk-produk budaya setempat dapat berkembang menjadi produk standar.
Penduduk setempat juga harus diikutsertakan dalam kegiatan kepariwisataan dan memperoleh manfaat terhadap peningkatan standar hidup dan kebutuhannya. “Seberapa jauh kebijakan yang memperhatikan kaum minoritas dan kelompok asli, yang selalu ada hanya bagaimana membangun resort baru padahal akan menggusur tanah pertanian,” ujar Ardika.
“Jadi kalau mau merumuskan kebijakan pariwisata di daerah hingga nasional harus perhatikan penduduk minoritas atau kelompok asli itu,” lanjutnya.
Kode etik ini juga mengatur bahwa para pelaku usaha pariwisata atau investor harus melakukan studi terlebih dahulu tentang dampak dari kegiatan yang direncanakan di sekitar lokasi wisata serta memberitahukan dampak positif maupun negatifnya secara terbuka kepada masyarakat setempat.
LIN
Dikutip dari Kompas
Hasil dari Google:
- kode etik pariwisata indonesia, ETIKA PARIWISATA DUNIA, nilai-nilai lokal dalam masyarakat, nilai-nilai dalam pariwisata, nilai pariwisata, nilai nilai pariwisata, nilai nilai kode etik, nilai lokal, manfaat kode etik pariwista, kode etik wisatawan, kode etik pariwisata dunia, kode etik para wisatawan, kode etik kepariwisataan, nilai-nilai moral dalam kode etik penerbangan
Baca juga:
- Kode Etik Pariwisata Disosialisasikan (6928 kali)
- Depbudpar Siapkan Standar Layanan Pariwisata (1218 kali)
- Kebijakan Pariwisata Perlu Dievaluasi (32 kali)
- 2010, Indonesia Siap Didatangi 7 Juta Wisatawan Mancanegara (1303 kali)
- Belajar Industri Pariwisata dari Negeri Jiran (1352 kali)
















No comments yet.