Menuju NTT Melalui Bali
Forum Pariwisata Nusa Tenggara Timur (NTT) di Bali, terus berupaya membantu meningkatkan promosi guna mendatangkan lebih banyak lagi wisatawan mancanegara maupun domestik melalui Pulau Dewata.
“Yang bisa terus kami lakukan membantu promosi, selain memberikan saran-saran kepada pemerintah daerah di NTT dalam upaya mengembangkan kepariwisataan setempat,” kata Emil Bei, salah seorang pengurus Forum Pariwisata NTT di Denpasar, Sabtu (14/3).
Seusai evaluasi program fam trip kalangan biro perjalanan dari Bali yang mengunjungi Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, 6-8 Maret lalu, disebutkan bahwa Bali merupakan pintu utama kedatangan wisatawan yang bisa meneruskan perjalanan ke wilayah timur, termasuk NTT.
Karena itu Forum Pariwisata NTT di Bali yang dibentuk tiga tahun lalu diketuai Laurens Bahang Dama, terus membantu upaya promosi di Bali maupun melalui jaringan travel agen yang tersebar di berbagai negara.
“Sejauh ini cukup banyak wisatawan dari Eropa yang tertarik ke Taman Nasional Komodo dan sejumlah obyek wisata lainnya di NTT. Tetapi, destinasi di daerah kami umumnya masih terkendala kondisi sumber daya manusia yang belum mendukung,” kata Emil yang juga pemilik Blue Dragon Boat itu.
Sementara Amos Lillo, pengurus Forum Pariwisata NTT lainnya yang juga Managing Director PT Tresna Tour di Denpasar, mengingatkan pentingnya pemerintah kabupaten/kota maupun Pemprov NTT, memprioritaskan pengembangan SDM kepariwisataan, seperti peningkatan kemampuan para pramuwisata.
Hal itu penting agar pramuwisata mampu melaksanakan tugasnya dengan baik dan wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional Komodo maupun destinasi wisata lainnya di NTT, memperoleh kepuasan pelayanan.
Peningkatan kemampuan para pemandu wisata dapat dilakukan melalui kerja sama dengan forum pariwisata kabupaten/kota yang telah terbentuk di sejumlah daerah di NTT, seperti Forum Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat.
Amos berharap ke depan NTT akan lebih mampu mengembangkan perekonomian daerah, termasuk melalui dukungan sektor kepariwisataan. “Ini bisa terwujud kalau pemerintah daerah serius dalam pengembangan objek-objek wisata potensial,” tambahnya.
Sumber Antara
Artikel Terkait:
- Konser WPO Kampanyekan “Vote Komodo for New 7 Wonders” (969 kali)
- Peringkat Komodo Melorot karena Faktor Keamanan? (1077 kali)
- Bali Ingin Genjot Turis Australia (554 kali)
- Indonesia Berharap Pulau Komodo Masuk Tujuh Keajaiban Dunia (2426 kali)
- Lebaran, Depbudpar Bentuk Posko Pantau Wisatawan (651 kali)
- Gencarkan Lagi Kampanye “Vote Komodo” (869 kali)
- Demi Komodo, Pertambangan Dihentikan (607 kali)
- Yogya Potensial Jadi Kota Tujuan Wisata MICE (1130 kali)
- Festival Agam-Inong Digelar September (380 kali)
- 13 Situs Masuk Daftar UNESCO (872 kali)




No comments yet.