Media Massa Perlu Ikut Sinergi Bangun Pariwisata
JAKARTA, SELASA – Media massa diminta ikut dalam sinergi untuk meningkatkan dunia pariwisata Indonesia. Caranya, dengan membuat berita yang positif dan tidak terlalu menonjolkan kekerasan, kondisi keterpurukan dan kejelekkan bangsa.
“Bayangkan, baru ledakan kompor saja, terkadang bisa diberitakan kecurigaan seperti bom. Ini akan membangun ketakutan orang-orang yang ingin berwisata ke Indonesia,” ujar Ketua Umum Partai Amanat Nasional Soetrisno Bachir di Jakarta, Selasa (24/2).
Jika saja media massa mau terlibat mempromosikan pariwisata nasional, menurut Soetrisno, maka pariwisata akan memberikan pemasukkan yang besar.
“Apalagi, jika didukung masyarakat yang mau berfikir pariwisata, maka bangsa ini akan menambah cadangan devisanya,” ujarnya.
Bupati Lamongan Masfuk di Jakarta mengatakan, dirinya sudah membuktikan bahwa pariwisata mampu meningkatkan kebanggaan masyarakat dan kesejahteraan masyarakat.
Dulu Lamongan menjadi tempat jin buang anak, namun sekarang setelah saya membangun tempat wisata bahari di Lamongan, mampu mendatangkan wisatawan 1,7 juta orang setahun. Padahal, jumlah penduduk Lamongan hanya 1,4 juta. Dan ini tentu mendatangkan pemasukkan bagi pemerintah daerah, ujar Masfuk yang merupakan kader dari Partai Amanat Nasional.
Sumber Kompas
Artikel Terkait:
- 2010, Depbudpar Bangun 200 Desa Wisata (1238 kali)
- Pariwisata Indonesia Berpotensi Raup 10 Miliar Dollar (1726 kali)
- Bagaimana Jadikan Museum Menarik Dikunjungi? (980 kali)
- Indonesia Punya Segalanya (2652 kali)
- Wisata Bahari Lamongan, Primadona Plesiran Jatim (634 kali)
- Belajar Industri Pariwisata dari Negeri Jiran (1244 kali)
- DKI Andalkan Sektor Pariwisata (407 kali)
- Indonesia Berharap Pulau Komodo Masuk Tujuh Keajaiban Dunia (2426 kali)
- Mau Tenang Bermalam di Hotel, Katakan “Incognito” (1227 kali)
- Lamongan Punya 31 Cagar Budaya Resmi (1138 kali)




No comments yet.