Lucipara Disiapkan untuk Wisata Bahari
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ambon merencanakan konservasi bagi Kepulauan Lucipara, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), untuk menjadi daerah pariwisata bahari di Maluku.
Seorang peneliti LIPI Ambon, Abdul Wahab Radjab, di Ambon, Minggu (17/1/2010), membenarkan tentang rencana program konservasi tersebut. “Kami sedang merencanakan program konservasi terhadap Kepulauan Lucipara agar bisa dijadikan daerah tujuan wisata bahari, terutama untuk kegiatan menyelam,” katanya.
Ia menjelaskan, LIPI menjadwalkan memulai program konservasi itu pada Oktober 2010. Namun, jika cuaca sudah mulai membaik, program tersebut bisa dipercepat pada Maret mendatang.
“Kami akan melakukan penyelaman, makanya harus menunggu laut tenang yang biasanya berkisar Oktober 2010. Tapi kalau cuaca sudah membaik pada Maret mendatang, konservasi segera dilaksanakan,” ujarnya.
Radjab mengatakan, mereka tidak hanya akan mengadakan konservasi bagi gugusan Kepulauan Lucipara yang terdiri dari 7 pulau tak berpenghuni, tetapi LIPI Ambon juga akan merehabilitasi pulau itu apabila terdapat kerusakan terhadap ekosistemnya.
“Selain mengadakan konservasi, kami juga akan melakukan program rehabilitasi apabila ada kerusakan pada ekosistemnya, karena Lucipara merupakan pulau yang tidak berpenghuni,” ujarnya.
Menurutnya, Lucipara yang terletak di tengah-tengah Laut Banda atau 200 kilometer selatan Pulau Ambon itu memiliki potensi bahari alami yang dapat memancing para wisatawan untuk berkunjung. Sebab, selain dilingkari pasir putih untuk habitat penyu bertelur, juga terdapat panorama bawah laut yang indah dengan warna-warni koral (bunga karang) dan ikan-ikannya.
“Lucipara sangat eksotis karena potensi wisata baharinya masih asri,” ucapnya.
Ia menambahkan, LIPI akan bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Maluku untuk program pengembangan dan pengelolaan kepulauan yang bisa ditempuh selama 6 jam dengan kapal berkecepatan 25-30 knot dari Desa Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.
“Kami akan bekerja sama dengan Disbudpar Maluku untuk program pengembangan dan pengelolaan Kepulauan Lucipara menjadi daerah tujuan primadona penyelaman,” katanya.
Sumber Kompas
Artikel Terkait:
- Wow… 2.010 Obor Akan Semarakkan “Sail Banda” (451 kali)
- Sail Banda 2010 Diluncurkan (715 kali)
- Darwin-Ambon Yatch Race Ketiga Digelar (576 kali)
- Raja Ampat Wisata Bahari Ada di Bali (939 kali)
- Perhatian, Maluku Utara Punya Objek Pariwisata Cantik! (2160 kali)
- Pas Tafiri Jadi Objek Wisata Bahari (782 kali)
- Laut Sawu Masuk Kawasan Segitiga Emas Karang (1224 kali)
- Wisata Kepulauan Banyak Kendala (1068 kali)
- Wisata Bahari, untuk Siapa? (1404 kali)
- Liburan ke Karimunjawa, Mau? (1132 kali)




No comments yet.