Home » News » Kadin Bali Akan Bangkitkan Pariwisata KTI

Kadin Bali Akan Bangkitkan Pariwisata KTI

Pengurus baru Kamar Dagang dan Industri Indonesia Daerah Bali menyiapkan diri untuk turut membangkitkan pariwisata dan berbagai bidang usaha lain khususnya di kawasan timur Indonesia dengan prinsip saling menguntungkan.

“Dari kawasan Nusa Tenggara, Sulawesi hingga Papua, memiliki sejumlah obyek wisata menarik, selain berbagai potensi bisnis yang bisa dikembangkan. Kita memiliki modal popularitas dan bisa menjadi pusat pasar dunia,” kata I Gde Sumarjaya Linggih yang terpilih menjadi Ketua Kadin Daerah Bali melalui musyawarah provinsi pada 23 Maret lalu, Senin (5/4/2010).

Dihubungi dari Denpasar, tokoh pengusaha dan anggota DPR RI dari Partai Golkar yang akrab disapa Demer itu ingin segera menjalin komunikasi intensif dengan Kadin daerah di kawasan timur tersebut, selanjutnya dirintis kerja sama sesuai potensi masing-masing wilayah.

“Setelah kepengurusan kami untuk periode 2010-2015 yang bakal mencapai 100 orang terbentuk dan dilantik pada April ini, kami akan langsung bergerak. Membangkitkan berbagai bisnis di Bali dan menyiapkan diri menjadi mitra Kadin di kawasan timur,” ucapnya.

Demer yang memiliki usaha perhotelan dan sejumlah bisnis lainnya, berencana menggerakkan roda organisasi Kadin dengan menerapkan sistem pendelegasian kewenangan kepada seluruh wakil ketua sesuai bidang masing-masing.

Dengan demikian pengurus yang akan didukung 24 wakil ketua, akan langsung mengkaji dan membuat program sesuai bidang yang ditangani, baik yang terkait kondisi usaha dan rencana pengembangan untuk di Bali maupun dengan mitra Kadin di kawasan timur.

Untuk bidang pariwisata misalnya, ia berharap dapat segera dijalin kerja sama promosi dan upaya mendatangkan tamu mancanegara maupun domestik ke kawasan timur melalui Pulau Dewata maupun sebaliknya.

“Jika ini berhasil dikembangkan, maka kita juga akan diuntungkan adanya tambahan tamu dan meningkatnya lalu lintas penerbangan. Sementara daerah pemilik obyek wisata memanfaatkan kedatangan banyak tamu yang akan mendorong kemajuan perekonomian setempat,” kata Demer.

Dengan modal telah dikenal dunia, katanya, Bali akan bisa menjadi “jembatan” untuk memperkenalkan berbagai obyek wisata alternatif maupun pusat pasar bagi pedagangan berbagai produk di kawasan timur.

“Singapura tidak memiliki sumber daya alam tetapi dikenal sebagai salah satu pusat wisata dan perdagangan dunia. Karena itu kami harus bisa juga mengembangkan kiprah untuk membantu daerah lain, khususnya kawasan timur,” tambahnya.

Source: Kompas


Baca juga:

Tentang Artikel Ini
Oleh on Apr 8th, 2010 pada kategori News. Anda dapat berlangganan artikel melalui link berikut ini RSS 2.0. Anda dapat meninggalkan komentar melalui formulir berikut atau Pelacakan atas tema ini dari situs Anda

RSS feed | Trackback URI

Comments »

No comments yet.

Name (*)
E-mail (*)
URI
Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.

Trackback responses to this post