Home » News, Tourism » Java Promo Gelar Festival Kuliner Daerah

Java Promo Gelar Festival Kuliner Daerah

Forum kerjasama pariwisata DIY-Jawa Tengah, atau yang biasa disebut Java Promo, akan mengadakan even bernama Festival Kuliner (FK) 2009 pada 8-9 Agustus nanti. Festival itu akan menampilkan makanan dan minuman khas tradisional dari berbagai daerah di DIY dan Jateng.

Even ini baru pertama kali diadakan dan bertujuan untuk memperkenalkan berbagai jenis maka nan dan minuman khas tradisional yang beberapa di antaranya sudah mulai dilupakan, kata Ketua Harian Java Promo Juli Setiono Dwi Wasito, dalam jumpa pers, di Sleman, Selasa (21/7).

Juli yang juga menjabat sebagai ketua panitia pelaksana FK 2009 mengatakan, secara tidak langsung even ini diharapkan bisa pula mengangkat citra pariwisata ke-15 kabupaten/kota anggota Java Promo. Harapannya, wisata kuliner dapat menjadi daya tarik wisatawan dan akan meningkatkan jumlah kunjungan dan lama tinggal para wisatawan di DIY-Jateng. “Kami menargetkan acara yang akan digelar di depan eks Hotel Ambarrukmo itu didatangi 15.000 pengunjung dan pecinta kuliner,” katanya.

FK 2009 ini terdiri dari empat bagian acara, yakni kompetisi kudapan dan minuman khas daerah, pameran dan bazar potensi kuliner daerah, talkshow edukasi dan potensi pasar sajian tradisional, serta pemecahan rekor MURI untuk pembuatan kue apem sepanjang 1 kilometer.

Untuk pameran dan bazar potensi kuliner daerah, Juli mengatakan akan terdapat 20 stand yang diisi oleh 15 kabupaten/kota dan beberapa instansi pariwisata lainnya. “Setiap daerah akan menyajikan makanan/minuman khas masing-masing. Diperkirakan, akan ada sekitar 100 jenis kuliner yang nanti disajikan,” ucapnya.

Java Promo dibentuk pada 29 Juni 2009 untuk mewujudkan pembangunan pariwisata bebas batas dengan konsep destinasi bersama antara 15 kabupaten/kota di DIY-Jateng. Ke-15 anggota Java Promo adalah lima kabupaten/kota di DIY ditambah Boyolali, Kebumen, Klaten, Temanggung, Kabu paten dan Kota Magelang, Wonosobo, Purworejo, Karanganyar, serta Kabupaten Semarang.

Sumber Kompas


Artikel Terkait:

Tentang Artikel Ini
Oleh on Jul 21st, 2009 pada kategori News, Tourism. Anda dapat berlangganan artikel melalui link berikut ini RSS 2.0. Anda dapat meninggalkan komentar melalui formulir berikut atau Pelacakan atas tema ini dari situs Anda

RSS feed | Trackback URI

Comments »

No comments yet.

Name (*)
E-mail (*)
URI
Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.

Trackback responses to this post