Indonesia Tourism Travel Fair, Pulihkan Pariwisata
Untuk memulihkan pariwisata Indonesia khususnya Jakarta pascabom JW Marriot dan Ritz Carlton, pemerintah dan seluruh instansi terkait akan menyelenggarakan Indonesian Tourism Travel Fair (ITTF) di Jakarta pada 2-4 oktober mendatang.
“Untuk mendatangkan turis sebanyak mungkin,” ucap Wiryanti Sukamdani Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) saat jumpa pers di Jakarta Media Center, Jumat (24/7).
Pemilihan bulan Oktober, kata Yanti, mengingat adanya puasa dan hari raya Idul Fitri pada bulan Agustus hingga September yang biasanya terjadi sedikit kunjungan wisatawan.
Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (ASITA) Ben Sukma menjelaskan, acara tersebut akan mendatangkan pengusaha dari seluruh Indonesia, wisatawan luar negeri, serta biro perjalanan luar negeri yang didukung oleh organisasi-organisasi terkait. “Mudah-mudahan bisa mempercepat kembali ke posisi semula,” ucapnya.
Langkah lain yang harus diambil untuk mempercepat pemulihan pariwisata Indonesia, papar Ben, Pemerintah dan industri pariwisata sama-sama mengundang wartawan luar negeri datang ke Indonesia untuk melihat sendiri kondisi sebenarnya. “Memberitahu dunia bahwa Indonesia sudah siap,” kata dia.
Peningkatan keamanan di hotel dan restoran
Wiryanti menghimbau, seluruh hotel dan restoran di Indonesia agar meningkatkan sistem keamanan di wilayah kerjanya serta lingkungan sekitar agar peristiwa yang tidak diinginkan kembali terulang. “Akan kita evaluasi sistem keamanan di hotel-hotel baik CCTV, alat detector, terutama SDM,” katanya.
Ia juga mengatakan, pascapeledakan di dua hotel tersebut tidak terjadi pembatalan yang signifikan terhadap hunian hotel. “Belum ada informasi check out yang signifikan,” tuturnya.
Source Kompas
Artikel Terkait:
- Awal Tahun, Perhotelan dan Restoran Sepi (699 kali)
- Masa Libur, Tingkat Hunian Hotel Capai 70-80 Persen (325 kali)
- Yogya Potensial Jadi Kota Tujuan Wisata MICE (176 kali)
- “Exploring Jogya” Promosikan Pariwisata DIY (682 kali)
- Garuda Promosikan Wisata Jatim ke Manca Negara (221 kali)
- Peringkat Komodo Melorot karena Faktor Keamanan? (410 kali)
- Borobudur-Prambanan-Boko Rancang Paket Wisata (387 kali)
- Lagi, 2.000 Turis Batalkan Kunjungan ke Bali (365 kali)
- Media Massa Perlu Ikut Sinergi Bangun Pariwisata (298 kali)
- Depbudpar Siapkan Standar Layanan Pariwisata (349 kali)






No comments yet.