Hotel Banting Tarif Selama Puasa
Para pengelola hotel di Bandung menurunkan tarif menginap selama bulan puasa karena tingkat okupansi yang anjlok. Meski sudah ditambah dengan berbagai program Ramadhan, upaya itu belum menaikkan okupansi secara signifikan.
Director of Sales Hyatt Regency Bandung Adjat Sudradjat di Bandung, Senin (24/8), mengatakan, pada bulan puasa, tingkat okupansi hotel itu turun dibandingkan hari-hari biasa dari 50 persen menjadi 20 persen. Hyatt Regency Bandung memiliki 252 kamar.
Kondisi itu disiasati dengan penawaran buka bersama bertarif khusus mulai Rp 78.000 per orang. Pesanan paket berupa makan malam dan takjil itu minimal untuk 30 orang. Pada hari biasa, kata Adjat, tarif yang berlaku sebesar Rp 135.000 per orang.
Humas Grand Hotel Preanger Nita Desirianti mengatakan, tarif menginap kamar superior dan eksekutif pada bulan puasa masing-masing sebesar Rp 525.000 dan Rp 675.000 per malam. Tarif itu turun dibandingkan hari biasa sebesar Rp 998.250 untuk kamar superior dan Rp 1,63 juta untuk kamar eksekutif.
Okupansi rata-rata pada awal bulan puasa rendah, sekitar 40 persen. Tarif menginap sudah didiskon cukup besar, katanya. Grand Preanger Hotel terdiri dari 187 kamar. Pada hari-hari biasa, tingkat okupansi rata-rata hotel itu sekitar 70 persen.
Upaya menarik tamu selama Ramadhan dilakukan dengan program Rama Point. Tamu memperoleh poin dan berkesempatan mendapat kamar atau kue Lebaran gratis, katanya.
Sumber Kompas
Artikel Terkait:
- Tarif Hotel Berbintang di Jogja Naik 50 Persen (1689 kali)
- “Long Weekend”, Kamar Hotel di Bandung Habis Dipesan (1545 kali)
- Wisman ke Sumbar Menurun (801 kali)
- Wow… Tarif Hotel Tahun Baru Melonjak 50 Persen (1242 kali)
- Awas, Kehabisan Hotel di Yogyakarta dan Bali (1675 kali)
- Pemesanan Kamar Hotel Tak Maksimal (965 kali)
- Rugi Rp 3 M, KA Parahyangan Bandung-Jakarta Dihentikan (1966 kali)
- Kunjungan Wisman ke Jakarta Meningkat (559 kali)
- Mau Tenang Bermalam di Hotel, Katakan “Incognito” (1223 kali)
- Awal Tahun, Perhotelan dan Restoran Sepi (1676 kali)




No comments yet.