“Exploring Jogya” Promosikan Pariwisata DIY
YOGYAKARTA, SELASA - Tabloid “Exploring Jogja” yang kini memasuki usia empat tahun masih menjadi media promosi pariwisata di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
“Pada 2009 tabloid ’Exploring Jogja’ akan tampil lagi dengan isi dan desain lebih menarik sehingga diharapkan mampu menarik minat wisatawan untuk membacanya,” kata Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata DIY, Ferida Vita di Yogyakarta, Selasa (10/2).
Menurut dia, tabloid yang diterbitkan oleh Dinas Pariwisata DIY ini isinya selain mengupas potensi pariwisata, juga akan selalu menyapa pembaca melalui rubrik menarik seputar pariwisata Yogyakarta.
“Tahun ini rencananya akan terbit bulanan sebanyak 5.000 eksemplar setiap edisi, dengan jumlah ini diharapkan dapat memenuhi pembaca wisatawan yang datang ke Yogyakarta,” katanya.
Ia mengatakan, selama ini distribusi tabloid “Exploring Jogja” selain difokuskan pada beberapa hotel bintang dan nonbintang di wilayah DIY, juga pemangku kepentingan pariwisata termasuk Biro Perjalanan Wisata (Asita), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI)
Distribusi tabloid ini juga menjangkau sejumlah desa wisata, wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara yang tengah berlibur di Yogyakarta. Menurut dia, beberapa potensi pariwisata di wilayah DIY seperti Keraton Ngayogaykarta Hadiningrat, Pura Pakualaman, Kotagede, pantai selatan dan sejumlah desa wisata, dapat diandakan untuk menarik wisatawan.
Potensi wisata di daerah ini memang memiliki daya tersendiri dan diyakini mampu mendatangkan banyak wisatawan. “Semua potensi wisata DIY bakal dikupas tuntas di edisi perdana ’Exploring Jogja’ yang akan terbit dalam bulan ini, ” kata Ferida.
Sumber Antara
Artikel Terkait:
- Ke Yogyakarta Anti Nyasar (342 kali)
- DIY Garap Sinergi Promosi Pariwisata (301 kali)
- Pasar Wisatawan Brunei dan Sarawak Belum Tergarap (187 kali)
- Potensi Wisata di Balik Kegersangan Gunung Kidul (531 kali)
- Pentas Klangenan Jogja (148 kali)
- Festival Malioboro Jadi Ikon Baru Yogyakarta (469 kali)
- Lomba Foto Pariwisata 2009 (402 kali)
- Klangenan Jogja 2010, Tampilkan Seni Tradisional Khas Yogya (169 kali)
- Sleman, Desa Wisata Nomor 1 di Yogyakarta (748 kali)
- 16 Desa Ikuti Festival Desa Wisata Sleman (395 kali)






No comments yet.