Home » News, Tourism » Butuh Penginapan di Jogja? Masih Ada Kamar Hotel Melati Kok..

Butuh Penginapan di Jogja? Masih Ada Kamar Hotel Melati Kok..

Butuh penginapan saat berlibur ke Jogja? Tenang, masih ada kamar hotel kelas melati.

“Pemberitaan di sejumlah media bahwa kamar-kamar hotel di Yogyakarta sudah penuh selama libur lebaran, tak sepenuhnya benar. Hotel-hotel kelas melati 3 dan hotel berbintang memang penuh, namun hotel-hotel kelas melati 1 dan melati 2, masih ada kamar tersisa.” kata Ketua Keluarga Public Relation (Kapurel) Yogyakarta yang juga General Manager Hotel Ruba Graha Deddy Pranowo, Selasa (15/9).

Menurut Deddy, okupansi hotel kelas melati 1 dan melati 2 selama liburan lebaran (18-25 September) rata-rata masih sekitar 90 persen. Kecuali pada tanggal 20-21 September, semua kamar terisi.

“Namun hotel-hotel melati 1 dan 2 di Yogyakarta, misalnya di daerah Prawirotaman, biasanya tidak menerima pemesanan lewat telepon. Mereka tak mau berisiko ditelepon oleh orang-orang iseng. Artinya, mereka hanya melayani pemesanan langsung yang menyertakan uang muka,” ujar Deddy.

Untuk mendapat informasi tentang kamar-kamar hotel yang masih kosong ini, tamu bisa mendatangi Tourist Information Centre (TIC). Ada tiga lokasi TIC, yakni di kompleks Kepatihan (Malioboro), Stasiun Tugu, dan Bandara Adisucipto.

“Saya khawatir, pemberitaan di media yang menyebut kamar hotel di Yogyakarta sudah penuh, dimanfaatkan oleh para calo. Ulah para calo itu kan merugikan, karena memberi citra buruk pariwisata Yogyakarta, terutama dunia perhotelan,” kata Deddy.

Deddy berharap pemerintah daerah mengawasi gerak-gerik calo yang diperkirakan bermunculan beberapa hari sebelum lebaran. Seperti pengalaman tahun lalu, para calo ini muncul di ruas-ruas jalan besar, dan persimpangan jalan. Misalnya di Jalan Wates, Jalan Magelang, Jalan Wonosari, bahkan juga Malioboro.

Para calo itu, biasanya menakut-nakuti bahwa kamar hotel sudah penuh, tapi ia memberi solusi bahwa bisa mengupayakan kamar hotel. “Saya mengimbau wisatawan tak usah mempedulikan aksi para calo, tapi langsung saja datang ke TIC,” papar Deddy.

Monica, pemilik Hotel Santalum di Prawirotaman, hotel kelas melati 3, mengatakan, 30 kamar hotelnya terisi penuh pada 20-27 September. Selain tanggal itu, keterisian hotel masih 80 persen. “Yang sudah memesan biasanya tidak membatalkan,” ujar Monica.

Sumber Kompas


Artikel Terkait:



Tentang Artikel Ini
Oleh matarama on Sep 15th, 2009 pada kategori News, Tourism. Anda dapat berlangganan artikel melalui link berikut ini RSS 2.0. Anda dapat meninggalkan komentar melalui formulir berikut atau Pelacakan atas tema ini dari situs Anda

RSS feed | Trackback URI

Comments »

No comments yet.

Name (*)
E-mail (*)
URI
Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.

Trackback responses to this post