Banyak yang Tinjau Ulang Rencana Bepergian
JAKARTA, JUMAT – Menurut Survei Perjalanan Asia Pasifik, sebanyak 64 persen responden memilih meninjau ulang rencana bepergian mereka tahun ini. Soalnya, perekonomian global sedang tidak menentu.
Sementara, sisanya, 36 persen, mengatakan tak berencana mengubah rencana bepergian dalam waktu dekat. Survei Perjalanan Asia garapan Asosiasi Pariwisata Asia Pasifik (PATA) bekerja sama dengan Visa itu bertajuk Menentukan Preferensi Tujuan Wisata di Tahun 2009 ke Depan. Ada 5.554 orang responden yang disurvei.
Di antara responden yang meninjau ulang rencana itu, 57 persen mengatakan akan tetap berpergian tetapi mencari pilihan yang lebih murah. Sedangkan, 38 persen menyatakan hanya akan berpergian di dalam negeri. Hanya 36 persen yang menyatakan akan menunda perjalanan mereka sebagai akibat dari ketidakpastian kondisi perekonomian.
Sementara, menurut catatan Presiden dan CEO PATA Brian Deeson, Jumat (27/2), industri perjalanan dan pariwisata merupakan penyedia lapangan kerja yang besar di hampir setiap negara tujuan di Asia Pasifik.
Kenyataannya, dua pasar dunia untuk penyedia lapangan pekerjaan dalam sektor perjalanan dan pariwisata adalah China (74,5 juta pekerjaan) dan India (30,5 juta pekerjaan). Lalu, Jepang, Indonesia, Vietnam, dan Thailand berada di posisi 10 teratas.
Sumber Kompas
Artikel Terkait:
- Sekitar 22 Persen Anggaran Wisatawan untuk Makan (996 kali)
- Paling Banyak Bayar Akomodasi (1882 kali)
- PATA forecasts growth of Asia Pacific arrivals (402 kali)
- Raja Ampat, Tujuan Wisata Terfavorit! (185 kali)
- Wow! Wisatawan Indonesia Meningkat ke Hong Kong (742 kali)
- 2,2 Juta Wisman ke Bali Takkan Terulang (978 kali)
- Garuda Bakal Terbang Tiga Kali ke Bangka (723 kali)
- Kemenparekraf Rampungkan Renstra dan Struktur Organisasi (18 kali)
- Garut Ingin Kembangkan Wisata Papandayan (2682 kali)
- PBB: Indonesia Aman! (730 kali)




woy memang prlu tuh yng nmnya prbhan bgi indonesia w jdi pngn trjun jdi guide klo plau kmodonya dah jd