Tumplak Wajik Awali Prosesi Pembuatan Gunungan Garebeg
Kraton Yogyakarta menggelar upacara tumplak wajik di kagungan Dalem Magangan kompleks Kraton, Selasa (23/2) sore. Prosesi tumplak wajik merupakan ritual untuk mengawali pembuatan gunungan sekaten.
Ritual diawali dengan utusan Sri Sultan Hamengku Buwono X yang kali ini diwakili Gusti Pembayun menyerahkan ubo rampe gunungan kepada Pengageng II Widyo Budoyo KRT Purwodinigrat.
Menurut Staf Tepas Keprajuritan Keraton Ngayogyakarta Hadinigrat, Riyo Yoso Kanowo kepada KRjogja.com mengatakan prosesi ini diawali dengan penyerahan ubo rampe dari Sultan HB X kepada KRT Purwodinigrat yang kemudian didoakan oleh Ponco Kaji atau kaum. Setelah didoakan wajik yang sudah ada kemudian ditumplak atau ditumpahkan untuk dibuat rangka gunungan wadon.
“Selama prosesi tumplak wajik, diiringi oleh gejok lesung oleh abdi dalaem keparak,” ujar Riyo Yoso Kanawo.
Selanjutnya dia menjelaskan sebelum wajik ditumpahkan ke dalam tempat pembuatkan rangka gunungan, para ponco kaji mendoakan keselamatan Sultan dengan Luhuring Asma Dalem dan Wilusuf Asma Dalem. Semua doa berpusat kepada Sultan HB X sebagai raja dan memohan keselamatan bagi masyakat yang tinggal di DIY.
Hiasan gunungan wadon ini semua berbahan dasar dari ketan dimana tumplak wajik dalam setahun hanya dilakukan tiga kali,diantaranya maulud dan grebeg sedangkan untuk bulan puasa tidak dilakukan prosesi ini.
“Setelah prosesi usai, warga banyak yang mengoleskan Dlingo Bengle atau empon-empon yang warnanya kuning dibagian leher mereka sebagai simbol penolak bala,” tandasnya
Pembuatan gunungan akan dilakukan hingga hari Kamis (25/2) oleh abdi dalem KHP Wahana Sapta Kriya di Panti Pareden yang kemudian akan dibawa ke Bangsal Ponconiti dan Siti Hinggil Jumat paginya untuk persiapan prosesi kirab gunungan.
Prosesi ini merupakan simbolisasi dari pengumpulan bahan gunungan berupa hasil-hasil bumi yang dibuat gunungan sebagai ungkapan rasa syukur kepada tuhan dan memohon kesejahteraan untuk waktu mendatang. Dalam peringatan Garebeg Dal tahun ini Kraton Yogyakarta akan membuat 6 macam gunungan yaitu, Gunungan Bromo, Gunungan Lanang (2 buah), gunungan wadon, Gunungan Gepak, Gunungan Dharat, dan Gunungan Pawuhan. Semuanya akan dikirab pada upacara garebeg Maulud, Jumat (26/2) mendatang.
Source: KRjogja
Artikel Terkait:
- 7 Gunungan Gerebek Maulud Keraton Yogyakarta Jadi Rebutan Warga (40 kali)
- Pasang Pathok PMPS tahun Dal 1943 (913 kali)
- Meriahkan Sekaten, Kraton Yogyakarta Gelar Pameran (1409 kali)
- Pasang Pathok Sekaten 2008 (1284 kali)
- Topo Bisu Mubeng Beteng 1 Suro (3246 kali)
- Balap Rakit Meriahkan Merti Code 2009 (768 kali)
- Penutupan PMPS 2012 (31 kali)
- PMPS Tahun DAL 1943 Dibuka (555 kali)
- Atraksi Rebo Pungkasan Andalan Bantul (1273 kali)
- Suroan di Lawu, Seorang Pendaki Tewas (3068 kali)




No comments yet.