Film Sang Pencerah, Mulai Ambil Gambar Mei Mendatang
Film terbaru garapan sineas muda Hanung Bramantyo berjudul Sang Pencerah, rencananya akan memulai proses pengambilan gambar pada Mei mendatang. Sebagian besar lokasi syutingnya akan diambil di sejumlah tempat di Yogyakarta.
Hanung menyatakan akan mulai menggarap filmnya tersebut di sekitar kompleks KH Ahmad Dahlan. ” Film Sang Pencerah akan syuting di Kauman, Masjid Besar, dan Kraton Yogyakarta. Kraton juga diambil perannya yang turut membantu perjuangan KH Ahmad Dahlan,” kata Hanung usai hadir dalam acara renovasi bangunan peninggalan pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan di kompleks KH Ahmad Dahlan di Kauman, Jumat Sore (18/3) didampingi oleh Lukman Sardi dan Slamet Raharjo Djarot yang akan bermain dalam film Sang Pencerah.
Hanung berharap proses pengambilan gambar bisa diselesaikan dalam dua bulan sehingga bisa mulai menggarap materi promosi film, yang untuk selanjutnya bisa diputar Muktamar Muhammadiyah yang kebetulan digelar di Yogyakarta pada 1 hingga 8 Juli 2010 mendatang.
Film yang dibuat dengan dana Rp.12 miliar ini menceritakan tentang figur pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan yang sepanjang masa hidupnya senantiasa berjuang menegakkan prinsip kebenaran. KH Ahmad Dahlan selalu memegang nilai bahwa jika ingin ingin megubah dunia, seseorang harus bisa mengubah dirinya terlebih dahulu.
“Cerita yang paling dikenal adalah ketika KH Ahmad Dahlan mengubah arah kiblat musholanya yang kemudian banyak ditentang oleh banyak pihak, bahkan musholanya dirubuhkan,” paparnya seraya menyatakan bahwa film ini mengambil setting pada tahun 1869-1912 saat KH Ahmad Dahlan telah mendirikan salah satu organisasi moderen Islam, Muhammadiyah.
Pada kesempatan yang sama, sineas nasional kawakan Slamet Rahardjo Djarot yang rencananya dalam film akan berperan menjadi orang Kraton menyatakan apresiasinya bagi Hanung yang berani membuat film yang menurutnya tak populer saat ini.
“Mungkin banyak orang yang akan bilang kalau film Sang Pencerah langka di tengah industri perfilman saat ini dan bahkan tak ada yang mau menonoton. Tapi justru itulah saya bangga kepada Hanung yang berani membuat dobrakan,” tegasnya.
Pemain watak Lukman Sardi yang didaulat menjadi pemeran KH Ahmad Dahlan mengaku akan berusaha sebaik mungkin memerankan tokoh Sang Pencerah agar benar-benar mampu menjadi pencerah khususnya bagi generasi muda saat ini.
“Mungkin kehidupan saya sangat berbeda dengan apa yang ada pada KH Ahmad Dahlan waktu itu. Tapi saya akan berusaha sebaik mungkin untuk memahami pemikirannya,” tandasnya.
Sementara Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsudin mengatakan bahwa KH Ahmad Dahlan adalah salah satu tokoh pembaharuan Islam di dunia yang perannya sangat berpengaruh dalam perkembangan dunia Islam pada masanya. Untuk itu, Din meminta agar dengan film Sang Pencerah, masyarakat Muhammadiyah bisa memberikan perannya bagi banga Indonesia sebagai pencerah seperti KH Ahmad Dahlan.
“Muhammadiyah harus bisa menjadi penyelesai masalah, dan bukan pembuat masalah,” kata Din, sambil berharap bahwa film Sang Pencerah akan mengukuhkan peran Muhammadiyah sebagai salah satu ikon Kota Yogyakarta, selain Kraton.
Source: KRjogja
Artikel Terkait:
- Batam Tawarkan Wisata Kuliner Melayu (595 kali)
- Bangunan Bobrok Itu Jadi Daya Tarik Wisata Gantong (421 kali)
- Pemkot Jogja operasikan kereta wisata (128 kali)
- Reservasi Tiket Kereta Api Online (121604 kali)
- Meriahkan Sekaten, Kraton Yogyakarta Gelar Pameran (454 kali)
- Pasar Satwa dan Ikan Hias, Tujuan Wisata Baru Yogya (363 kali)
- Pasang Pathok PMPS tahun Dal 1943 (257 kali)
- Ketua Umum PMI Jusuf Kalla Naik Kereta Wijaya Kusuma (301 kali)
- Pasang Pathok Sekaten 2008 (412 kali)
- Taman Pintar Yogya Selenggarakan Final Science Tech Idol (115 kali)






No comments yet.