Home » Food Story » Pelesiran Gula Jawa dan Daun Mint

Pelesiran Gula Jawa dan Daun Mint

GULA merah dari tanah Jawa, berpadu jeruk nipis nan segar serta remasan daun mint warisan para bule kumpeni, jadilah plasir d’amour. Segar, sedikit masam buah dari keterlibatan jeruk nipis, rasa manis yang akrab dari gula merah serta sensasi hangat beraroma khas daun mint. Berpadu dengan es batu dengan porsi yang pas, minuman unggulan dari Tao Bar serta Dapur Babah Elite ini wajib Anda cicipi.

Setelah menyantap beraneka sajian ayam, bebek serta daging sapi berpadu rempah-rempah, minuman ini kontan menyegarkan. Jika biasanya daun mint hanya dilibatkan sebagai bumbu dapur dan dalam sajian minuman lazimnya difungsikan jadi garnish yang mempercantik tampilan, kali ini mint eksis total. Diremas sebegitu rupa hingga sensasi hangat segarnya keluar full.

Tradisi melibatkan jeruk nipis dalam minuman, sangat populer di kawasan Jawa Timur juga sebagian Jawa Tengah, di tanah Sunda juga Jakarta, warung-warung makan lebih berkawan dengan jeruk peras berwarna kuning. Padahal, kandungan sitrat jeruk nipis terbilang juara sehingga menyumbang vitamin C banyak buat tubuh.

Pelengkapnya, batang serai yang bukan cuma dihadirkan sebagai pengaduk tapi juga penambah rasa. Serai yang selama ini lebih identik sebagai penghuni dapur berkawan dengan daun salam dan rempah-rempah yang biasa dicemplungkan dalam beraneka sayur, gulai dan soto, sebenarnya bisa dihadirkan di gelas.

Serai punya fungsi sebagai tonik, mengurangi rasa nyeri, sakit kepala, dan baik untuk antidepresan, kelelahan, dan pegal linu. Serai bisa juga dipadukan dengan madu, buat menghadirkan sensasi segar, jangan lupa sertakan jeruk nipis.

Agar khasiatnya makin pol, rebus serai dalam air hingga mendidih, setelah dipadukan dengan teman-teman pelengkapnya, minuman bersari serai bisa disajikan hangat atau dingin.

Source: Media Indonesia


Artikel Terkait:

Tentang Artikel Ini
Oleh on Feb 21st, 2010 pada kategori Food Story. Anda dapat berlangganan artikel melalui link berikut ini RSS 2.0. Anda dapat meninggalkan komentar melalui formulir berikut atau Pelacakan atas tema ini dari situs Anda

RSS feed | Trackback URI

Comments »

No comments yet.

Name (*)
E-mail (*)
URI
Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.

Trackback responses to this post