Home » Food Story » Ke Cihampelas, Cobalah Tahu Hujin

Ke Cihampelas, Cobalah Tahu Hujin

Lembutnya tahu Hujin Tje Lie Rina yang disajikan dengan ayam cincang dan cincang jamur hioko membuat varian sajian tahu menjadi lebih kaya. Keunikan tersebut telah menjadikannya sebagai menu favorit restoran Radja Ketjil di Ciwalk, Jalan Cihampelas, Bandung, yang menonjolkan cita rasa peranakan China-Melayu dan Jawa.

Tahu yang terasa lembut dengan alas daun horenzo itu rasanya semakin pas dengan siraman saus tiram bercampur daun pokcay. Paduan ini sunguh sangat menggugah selera sehingga banyak orang yang sengaja datang hanya untuk memesan tahu yang lembut itu.

Mendengar namanya, tahu Hujin Tje Lie Rina, pasti membuat hati bertanya-tanya.
Menurut Dede Komarudin, koordinator juru masak, menu tahu itu murni hasil ide dari pemilik restoran yang bernama Celerina, kakak dari Tika Panggabean yang juga menjadi salah satu investornya.

“Selain paduan dalam penyajian yang unik, tahu yang disajikan adalah tahu hasil produksi sendiri yang digoreng dengan kematangan yang pas, tak lama setelah pengunjung memesan tahu hujin,” ujarnya, belum lama ini.

Walaupun sangat lembut, tahu hujin ini tidak mudah hancur. Bentuknya kotak dengan irisan daun horenzo yang ada di dalam tahu dan daun pokcay di dalam saus tiram memberi sensasi rasa yang dapat menetralkan rasa saus tiram yang agak pekat dan gurih.

Saus tiram sendiri sebelumnya telah ditumis menggunakan bawang putih cincang, khas chinesse food sehingga ada rasa paduan dari manis dan gurih. Selain itu, saus tiram yang dimasak bersama dengan daging ayam cincang meresap sampai ke dalam daging hingga membuat daging ayamnya terasa manis dan gurih.

Sebelum ada di Bandung, tahu hujin yang kini ada di restoran milik Tika Panggabean, salah seorang personel Project Pop ini, sudah lebih dahulu dikenal di Jakarta karena beberapa restorannya dibuka di kawasan ibu kota.

Dengan hadirnya tahu hujin di Bandung, Tika berharap, masyarakat pencinta kuliner di kota ini mendapat alternatif menu tahu yang baru, yang tentu saja lain daripada yang lain.

Source: Kompas


Hasil dari Google:


Baca juga:

Tentang Artikel Ini
Oleh on Jun 15th, 2010 pada kategori Food Story. Anda dapat berlangganan artikel melalui link berikut ini RSS 2.0. Anda dapat meninggalkan komentar melalui formulir berikut atau Pelacakan atas tema ini dari situs Anda

RSS feed | Trackback URI

Comments »

No comments yet.

Name (*)
E-mail (*)
URI
Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.

Trackback responses to this post