<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Matarama Service Point &#187; Tourism</title>
	<atom:link href="http://www.matarama.co.id/category/tourism-2/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.matarama.co.id</link>
	<description>Travel Agent</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 12:56:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
<image>
<link>http://www.matarama.co.id</link>
<url>http://www.matarama.co.id/wp-content/plugins/maxblogpress-favicon/icons/favicon-13.ico</url>
<title>Matarama Service Point</title>
</image>
		<item>
		<title>Budaya dan Satwa Langka Andalan Wisata Polewali</title>
		<link>http://www.matarama.co.id/tourism-2/budaya-dan-satwa-langka-andalan-wisata-polewali.html</link>
		<comments>http://www.matarama.co.id/tourism-2/budaya-dan-satwa-langka-andalan-wisata-polewali.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Feb 2012 03:19:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matarama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Polewali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.matarama.co.id/?p=3014</guid>
		<description><![CDATA[Aneka satwa langka dan burung cantik yang hidup di sejumlah wilayah Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menjadi memikat para wisatawan domestik dan mancanegara. Pesona wisata itu di antaranya, biawak raksasa yang pandai berakrobat di atas pohon, berbagai jenis burung elang, burung bangau putih dan bangau hitam. Salah satu pemandangan memikat yang ditunggu para wisatawan adalah sejumlah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aneka satwa langka dan burung cantik yang hidup di sejumlah wilayah Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menjadi memikat para wisatawan domestik dan mancanegara.</p>
<p>Pesona wisata itu di antaranya, biawak raksasa yang pandai berakrobat di atas pohon, berbagai jenis burung elang, burung bangau putih dan bangau hitam. Salah satu pemandangan memikat yang ditunggu para wisatawan adalah sejumlah besar burung bangau putih dan hitam yang terbang secara berkelompok.</p>
<p>Wilayah Polewali yang termasuk dalam Garis Wallace menjadi pusat arus migrasi aneka burung langka asal Australia pada musim-musim tertentu. Keindahan dan keelokan itu kini mulai dikenal wisatawan lokal dan mancanegara dan menjadikan Polewali salah satu destinasi wisata di kawasan Sulawesi Barat.</p>
<p>Menurut Agus, seorang pengelola biro perjalanan wisata, salah satu agenda kunjungan wisatawan mancanegara adalah menyaksikan panorama alam Polewali dan aneka satwa menarik di wilayah itu. Dikatakan Agus, biro perjalananan wisatanya akan memandu sekitar 100 wisatawan dari Australia, Amerika Serikat, Kanada, Inggris dan Jerman pekan depan.  </p>
<p>&#8220;Para wisatawan juga tertarik dengan keunikan budaya suku Mandar yang tetap lestari sampai saat ini,&#8221; ujar Agus, Jumat (10/2/2012). Para pelancong asing itu rencananya akan dibawa menyusuri Sungai Mampie dari hilir ke hulu.</p>
<p>Source: Kompas</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.matarama.co.id/tourism-2/budaya-dan-satwa-langka-andalan-wisata-polewali.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tenang Saja, Pariwisata Tahan Krisis</title>
		<link>http://www.matarama.co.id/tourism-2/tenang-saja-pariwisata-tahan-krisis.html</link>
		<comments>http://www.matarama.co.id/tourism-2/tenang-saja-pariwisata-tahan-krisis.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2012 07:40:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matarama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.matarama.co.id/?p=2991</guid>
		<description><![CDATA[Walau pasar tradisional pariwisata Indonesia yaitu negara-negara Eropa terkena krisis ekonomi global, nyatanya pertumbuhan pariwisata Indonesia tetap tinggi. &#8220;Tahun 2011, wisman (wisatawan mancanegara) mencapai 7,684 juta. Sangat mendekati skenario target optimis sebesar 7,7 juta. Terjadi 9,2 persen pertumbuhan pariwisata. Ini berarti dua kali lipat rata-rata pertumbuhan pariwisata dunia yang sebesar 4,5 persen,&#8221; jelas Menteri Pariwisata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Walau pasar tradisional pariwisata Indonesia yaitu negara-negara Eropa terkena krisis ekonomi global, nyatanya pertumbuhan pariwisata Indonesia tetap tinggi.</p>
<p>&#8220;Tahun 2011, wisman (wisatawan mancanegara) mencapai 7,684 juta. Sangat mendekati skenario target optimis sebesar 7,7 juta. Terjadi 9,2 persen pertumbuhan pariwisata. Ini berarti dua kali lipat rata-rata pertumbuhan pariwisata dunia yang sebesar 4,5 persen,&#8221; jelas Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu dalam jumpa pers usai pertemuan dengan Komisi X DPR RI di Pullman Central Park, Jakarta, Rabu (8/2/2012).</p>
<p>Mari menuturkan pariwisata cenderung crisis resilient atau tahan terhadap krisis. Saat Mari mengikuti Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) ke-42 di Davos, Swiss, pada akhir Januari 2012 yang lalu,  salah satu hal menarik yang terungkap bahwa tidak hanya Indonesia yang merasakan pariwisata tahan terhadap krisis.</p>
<p>&#8220;Spanyol dan Yunani yang sedang terkena krisis hebat, pertumbuhan tourism-nya mencapai 9-10 persen. Amerika saja inbound-nya naik 5 persen,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Menariknya, kata Mari, para industri pariwisata asal Amerika Serikat malah mengeluhkan ribetnya membawa wisatawan untuk masuk ke Amerika Serikat. Hal tersebut terjadi karena pengurusan visa yang sulit sampai pengamanan yang ketat.</p>
<p>&#8220;Tapi, Obama baru-baru ini mengeluarkan kebijakan untuk mempermudah turis masuk Amerika,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Dalam ajang WEF di Davos, tambah Mari, Indonesia menampilkan aneka kuliner khas Indonesia seperti rendang. Menurutnya, kuliner Indonesia mendapatkan apresiasi yang sangat bagus.</p>
<p>&#8220;Tapi kita modifikasi rendangnya supaya lebih cocok di lidah. Kita bikin seperti roast beef tapi sausnya rendang. Itu sampai habis,&#8221; katanya.</p>
<p>Source: Kompas</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.matarama.co.id/tourism-2/tenang-saja-pariwisata-tahan-krisis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Imut Banget, Ada Pesawat Hello Kitty</title>
		<link>http://www.matarama.co.id/tourism-2/imut-banget-ada-pesawat-hello-kitty.html</link>
		<comments>http://www.matarama.co.id/tourism-2/imut-banget-ada-pesawat-hello-kitty.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2012 04:16:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matarama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Hello Kitty]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.matarama.co.id/?p=2985</guid>
		<description><![CDATA[Boleh dibilang, inilah pesawat terimut seantero jagat, pesawat Hello Kitty milik maskapai penerbangan EVA Air, Taiwan. Seperti diungkap Anna Wong, pejabat humas EVA Air, maskapainya baru saja meluncurkan tiga armada bertema Hello Kitty. Bukan cuma tampilan luar pesawat saja yang diselimuti gambar kucing lucu ini, tetapi juga seluruh unsur dalam pesawat. Mulai dari kursi hingga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Boleh dibilang, inilah pesawat terimut seantero jagat, pesawat Hello Kitty milik maskapai penerbangan EVA Air, Taiwan.</p>
<p>Seperti diungkap Anna Wong, pejabat humas EVA Air, maskapainya baru saja meluncurkan tiga armada bertema Hello Kitty. Bukan cuma tampilan luar pesawat saja yang diselimuti gambar kucing lucu ini, tetapi juga seluruh unsur dalam pesawat. Mulai dari kursi hingga jenis makanan. &#8221;Responsnya sejauh ini luar biasa,&#8221; ujar Wong.</p>
<p>Petualangan Hello Kitty penumpang dimulai dengan kartu boarding pass dan stiker bagasi yang bergambar kucing ini. Bahkan, pintung boarding di bandara internasional Taoyuan, Taipei, juga berwarna pink dan tentu saja menampilkan Hello Kitty.</p>
<p>Di dalam pesawat tak kalah meriah dengan Hello Kitty. Ada pelapis sandaran kursi bergambar Hello Kitty. Bahkan, motif serupa juga bertebaran di tisu, gelas kertas, botol susu, tempat sabun, makanan, dan es krim.</p>
<p>Armada Hello Kitty terdiri atas tiga jet baru yang disebut Apple Jet, Global Jet, dan Magic Jet yang akan beroperasi selama setahun dengan rute berbeda dari Taipei. Magic Jet terbang ke Sapporo dan Guam. Apple Jet melayani rute Seoul dan Fukuoka, sedangkan Global Jet melayani penerbangan Hong Kong dan Tokyo.</p>
<p>Source: Republika</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.matarama.co.id/tourism-2/imut-banget-ada-pesawat-hello-kitty.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yogyakarta Gencar Berpromosi sampai Ceko</title>
		<link>http://www.matarama.co.id/news/yogyakarta-gencar-berpromosi-sampai-ceko.html</link>
		<comments>http://www.matarama.co.id/news/yogyakarta-gencar-berpromosi-sampai-ceko.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 12:29:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matarama</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.matarama.co.id/?p=2975</guid>
		<description><![CDATA[Yogyakarta memanfaatkan acara World Holiday Expo di Republik Ceko untuk melakukan promosi potensi wisata di kota tersebut agar lebih mampu meningkatkan kunjungan wisatawan asing, khususnya dari Eropa. &#8220;Kegiatan utama memang dilakukan di Ceko. Tetapi, dalam kegiatan tersebut juga dihadiri berbagai biro perjalanan wisata dari negara-negara lain di Eropa,&#8221; kata Ketua Badan Promosi Pariwisata Kota Yogyakarta [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yogyakarta memanfaatkan acara World Holiday Expo di Republik Ceko untuk melakukan promosi potensi wisata di kota tersebut agar lebih mampu meningkatkan kunjungan wisatawan asing, khususnya dari Eropa.</p>
<p>&#8220;Kegiatan utama memang dilakukan di Ceko. Tetapi, dalam kegiatan tersebut juga dihadiri berbagai biro perjalanan wisata dari negara-negara lain di Eropa,&#8221; kata Ketua Badan Promosi Pariwisata Kota Yogyakarta (BP2KY) Dedy Pranawa Eryana di Yogyakarta, Rabu (8/2/2012).</p>
<p>Menurut Dedy, pihak BP2KY memperoleh undangan dari penyelenggara World Holiday Expo untuk menghadiri kegiatan yang digelar selama lima hari yaitu 8-12 Februari 2012.</p>
<p>Dedy mengatakan, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti, dan Ketua DPRD Kota Yogyakarta Henry Koencoroyekti serta dua perwakilan dari BP2KY kemudian menghadiri acara tersebut. &#8220;Disana, juga akan hadir wali kota-wali kota dari negara-negara lain. Karenanya, wali kota yang kemudian menghadiri acara di Ceko itu,&#8221; katanya.</p>
<p>Dedy menjelaskan, dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti juga akan memberikan materi terkait potensi pariwisata yang ada, sebagai bagian dari kegiatan promosi. &#8220;Ini undangan kedua bagi Yogyakarta untuk hadir di acara serupa. Kegiatan yang sama juga dilakukan pada tahun lalu,&#8221; katanya.</p>
<p>Seluruh biaya perjalanan ke Ceko ditanggung oleh BP2KY. Total biaya perjalanan yang dikeluarkan mencapai Rp 120 juta. &#8220;Ceko dan negara-negara Eropa lain masih merupakan pangsa pasar baru dalam industri pariwisata di Yogyakarta,&#8221; kata Dedy.</p>
<p>Dedy menambahkan, kegiatan promosi pariwisata yang dilakukan di Eropa memberikan dampak yang cukup baik terhadap peningkatan jumlah kunjungan wisata dari negara tersebut ke Yogyakarta. Selain ke Eropa, BP2KY juga telah menganggarkan dana untuk promosi pariwisata pada 2012 di Australia, Malaysia dan Singapura.  </p>
<p>Source: Kompas</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.matarama.co.id/news/yogyakarta-gencar-berpromosi-sampai-ceko.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sihir Pedang dalam Gemulai Tari Perut</title>
		<link>http://www.matarama.co.id/tourism-2/sihir-pedang-dalam-gemulai-tari-perut.html</link>
		<comments>http://www.matarama.co.id/tourism-2/sihir-pedang-dalam-gemulai-tari-perut.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 06:56:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matarama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Travel Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Tari Perut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.matarama.co.id/?p=2963</guid>
		<description><![CDATA[Di kala musim hujan seperti saat ini, sudah saatnya melirik ke wisata budaya ataupun wisata sejarah. Jika Anda tinggal di kota-kota besar, beberapa gedung pertunjukan ibarat tak pernah sepi menampilkan wisata budaya. Di luar negeri seperti Australia, biro-biro perjalanan wisata biasa menjual paket wisata tur di Sydney dengan memasukkan Opera House sebagai obyek wisata dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di kala musim hujan seperti saat ini, sudah saatnya melirik ke wisata budaya ataupun wisata sejarah. Jika Anda tinggal di kota-kota besar, beberapa gedung pertunjukan ibarat tak pernah sepi menampilkan wisata budaya.</p>
<p>Di luar negeri seperti Australia, biro-biro perjalanan wisata biasa menjual paket wisata tur di Sydney dengan memasukkan Opera House sebagai obyek wisata dalam daftar perjalanan yang mereka tawarkan. Tak sekadar melihat-lihat gedung pertunjukan tersebut, turis juga akan diajak menonton pertunjukan di Opera House.</p>
<p>Di Indonesia, Gedung Kesenian Jakarta bisa menjadi tempat berburu wisata budaya. Di tempat ini pertunjukan budaya klasik sampai kontemporer bisa Anda nikmati. Seperti sebuah pertunjukan resital tari yang diselenggarakan oleh Dancewave Center beberapa pekan lalu.</p>
<p>Pentas bertajuk “The Dance Within 3D: One World” tersebut berusaha menggabungkan tarian hip hop, burlesque, oriental, tribal fusion, dan bollywood. Pentas dibuka dengan tarian dinamis dengan alur menanjak khas India.</p>
<p>Gemerincing gelang kaki menghentak lantai Gedung Kesenian Jakarta, seakan melempar penonton ke adegan film-film Bollywood. Para penari seakan menyihir perhatian penonton.</p>
<p>Kemudian silih berganti tarian oriental dan hip hop. Tari oriental atau tari perut tampil anggun nan sensual. Lalu diambil alih hip hop ala anak muda jalanan, begitu dinamis. Penonton pun hanyut dengan tarian selanjutnya, yaitu burlesque yang seksi dan menonjolkan sisi feminin.</p>
<p>Tribal Fusion pun mencuri perhatian. Tarian yang merupakan sub genre dari Oriental yang berkembang dari American Tribal Style. Sehingga, tarian perut dan gemulai yang anggun masih mendominasi.</p>
<p>Namun tampak mewah dibanding tari perut biasa dengan kostum yang ikut menjadi properti tari. Mulai dari kain membentang ala sayap, pedang, hingga penggunaan tempat lilin seperti yang ditampilkan salah satu penari di pentas “The Dance Within 3D: One World”.</p>
<p>Keseluruhan pentas itu sendiri mengangkat tema tentang bumi yang masih perawan, kemudian manusia yang tergoda untuk merusaknya. Sampai akhirnya sebuah harapan muncul akan bumi yang tumbuh kembali.</p>
<p>Tak sekadar mengandalkan gerakan tubuh penari, pentas memanfaatkan berbagai properti penunjang. Sebut saja penari-penari dari kelas Sexy Ladies yang tampil dalam tarian hip hop dengan kursi. Selintas mengingatkan penonton pada sebuah adegan klasik di film Flashdance yang tenar di tahun 1983.</p>
<p>Bisa dibilang puncak perhatian adalah saat Yuska Lutfi, salah satu penari yang pentas malam itu, membawakan tribal fusion dengan pedang. Bayangkan tari perut sambil menjaga keseimbangan pedang di atas kepala. Kolaborasi antara feminin dan maskulin. Bagaikan keanggunan yang mengancam.</p>
<p>Namun setiap penonton pasti memiliki adegan favoritnya masing-masing. Sebab, pentas berdurasi 90 menit tersebut terbagi dalam 10 adegan yang menggambarkan empat elemen yaitu air, api, tanah, udara. Keempat elemen dan cerita digambarkan melalui tarian dari berbagai penjuru dunia.</p>
<p>“Yang paling saya suka saat adegan sungai, penari-penari menari dengan kain-kain cokelat seperti air,” tutur Maria, salah satu penonton.</p>
<p>Ada satu hal yang menarik dari resital tari ini. Penari-penari yang tampil merupakan guru dan murid dari Dancewave Center. Di pentas malam itu, seorang ibu, anak muda, penari profesional, penari pemula, tampil dalam satu lantai. Seakan ingin mengatakan, siapa pun bisa menari.</p>
<p>Source: Kompas</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.matarama.co.id/tourism-2/sihir-pedang-dalam-gemulai-tari-perut.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

