<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Matarama Service Point &#187; News</title>
	<atom:link href="http://www.matarama.co.id/category/news/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.matarama.co.id</link>
	<description>Travel Agent</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2010 12:12:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
<image>
<link>http://www.matarama.co.id</link>
<url>http://www.matarama.co.id/wp-content/plugins/maxblogpress-favicon/icons/favicon-13.ico</url>
<title>Matarama Service Point</title>
</image>
		<item>
		<title>Bantimurung Menuju Wisata Edukasi</title>
		<link>http://www.matarama.co.id/news/bantimurung-menuju-wisata-edukasi.html</link>
		<comments>http://www.matarama.co.id/news/bantimurung-menuju-wisata-edukasi.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jul 2010 12:11:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matarama</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bantimurung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.matarama.co.id/?p=2138</guid>
		<description><![CDATA[Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, yang terkenal sebagai habitat kupu-kupu, digagas menjadi kawasan wisata edukasi. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Maros menyiapkan dana Rp 4 miliar agar konsep wisata edukasi berjalan mulai tahun ini. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Maros, Ilham Azikin di Maros, Selasa (27/7/2010), mengatakan, konsep wisata edukasi telah dirancang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, yang terkenal sebagai habitat kupu-kupu, digagas menjadi kawasan wisata edukasi. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Maros menyiapkan dana Rp 4 miliar agar konsep wisata edukasi berjalan mulai tahun ini.</p>
<p>Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Maros, Ilham Azikin di Maros, Selasa (27/7/2010), mengatakan, konsep wisata edukasi telah dirancang sejak tahun lalu. Perencanaan konsep dipicu banyaknya keluhan dari para guru karena tidak ada pemandu yang menjelaskan kepada siswa tentang keanekaragaman hayati yang ada di taman nasional seluas 43.750 hektar itu.</p>
<p>”Belum optimalnya pemanfaatan taman nasional sebagai kawasan edukasi selama ini karena terkendala keberadaan tenaga pemandu ahli,” tutur Ilham.</p>
<p>Dengan biaya yang tersedia, saat ini dinas kebudayaan dan pariwisata telah mengikutsertakan 40 petugas Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TNBB) dalam pelatihan yang diberikan beberapa pengajar dari perguruan tinggi di Makassar.</p>
<p>Pelatihan itu diharapkan membuka wawasan petugas sehingga mampu menjelaskan soal keanekaragaman hayati kepada para pengunjung. Di TNBB yang terletak sekitar 40 kilometer arah utara Makassar itu diperkirakan hidup 526 spesies satwa liar, 73 jenis burung, lebih dari 100 jenis kupu-kupu, dan 302 spesies tanaman kelas Monocotyledonae dan Dicotyledonae.</p>
<p>Selain itu, konsep wisata edukasi juga akan dilakukan dengan menyiapkan lembar kerja siswa (LKS) dan permainan-permainan guna menarik minat siswa. ”Kami akan bekerja sama dengan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi,” ungkap Ilham.</p>
<p>Konsep wisata edukasi itu juga didukung pengembangan yang tengah dilakukan Balai TNBB. Menurut Kepala Balai TNBB Agus Budiono, saat ini balai sedang membangun tempat penangkaran kupu-kupu baru seluas 7.000 meter persegi. Tempat penangkaran akan dilengkapi pula dengan fasilitas laboratorium untuk proses pengembangbiakan kupu-kupu.</p>
<p>Pengembangbiakan bertujuan untuk melestarikan jenis kupu-kupu endemik TNBB dan digunakan sebagai koleksi museum yang saat ini jumlahnya terus menurun karena rusak termakan usia. ”Kami juga menyiapkan 13 petugas pengendali ekosistem hutan untuk memberi informasi yang dibutuhkan pengunjung dan membina beberapa warga sekitar tentang pelestarian habitat kupu-kupu,” katanya.</p>
<p>Source: <a href="http://travel.kompas.com/read/2010/07/28/18401211/Bantimurung.Menuju.Wisata.Edukasi">Kompas</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.matarama.co.id/news/bantimurung-menuju-wisata-edukasi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemkot Jogja operasikan kereta wisata</title>
		<link>http://www.matarama.co.id/news/pemkot-jogja-operasikan-kereta-wisata.html</link>
		<comments>http://www.matarama.co.id/news/pemkot-jogja-operasikan-kereta-wisata.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 16:38:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matarama</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Kereta Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.matarama.co.id/?p=2130</guid>
		<description><![CDATA[Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akan segera melanjutkan rencana pengoperasian kereta wisata keraton pada 2011. Kereta ini nantinya akan menghubungkan beberapa titik di dalam wilayah Keraton. &#8220;Kita ingin mengintegrasikan kegiatan wisata menyeluruh di sekitar keraton. Pola-pola penampungan parkir di alun-alun dapat diminimalisir sehingga lebih baik,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota, Aman Yuriadijaya di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akan segera melanjutkan rencana pengoperasian kereta wisata keraton pada 2011. Kereta ini nantinya akan menghubungkan beberapa titik di dalam wilayah Keraton.</p>
<p>&#8220;Kita ingin mengintegrasikan kegiatan wisata menyeluruh di sekitar keraton. Pola-pola penampungan parkir di alun-alun dapat diminimalisir sehingga lebih baik,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota, Aman Yuriadijaya di Balaikota akhir pekan lalu.</p>
<p>Nantinya pengelolaan kereta ini akan diserahkan kepada Paguyuban Alun-alun Utara dan Selatan.</p>
<p>&#8220;Untuk mendukung hal ini, nantinya juga akan dilakukan penataan alun-alun, melengkapi PKL hingga pembenahan infrastruktur lainya seperti toilet dan halte,&#8221; paparnya.</p>
<p>Ahmad mengatakan rencana pengoperasian kereta ini diperkirakan akan memakan biaya hingga Rp2,75 miliar.</p>
<p>Menurut Ahmad, akan ada dua rute kereta wisata, dimulai dari taman parkir Ngabean yang mengeksplorasi alun-alun selatan dan dari taman parkir senopati di alun-alun utara.</p>
<p>“Makanya akan disiapkan dua kereta dimana setiap kereta mampu mengangkut 23 orang, jalur yang pertama dari Terminal Parkir Ngabean mengelilingi Kraton dan jalur kedua dari Parkir Senopati. Sepanjang jalur itu akan ada titik-titik shelter pemberhentian di beberapa tempat” kata Ahmad.</p>
<p>Walikota Yogyakarta, Herry Zudianto menjelaskan penambahan fasilitas ini akan mengubah konsep wisata yang selama ini terpusat di keraton. Dan, pembangunan halte dapat menjadi pusat ekonomi baru karena bisa dipenuhi para pedagang lokal.</p>
<p>&#8220;Jadi, kalau dulunya wisata ke keraton sekitar satu jam, kini ditargetkan minimal dua jam. Pengunjung bisa masuk ke kampung-kampung untuk merambah usaha kerajinan atau kuliner di wilayah tersebut,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Source: <a href="http://www.harianjogja.com/beritas/detailberita/HarjoBerita/16609/pemkot-jogja-operasikan-kereta-wisata-view.html">HarJo</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.matarama.co.id/news/pemkot-jogja-operasikan-kereta-wisata.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sail Banda, Daya Tarik Indonesia Timur</title>
		<link>http://www.matarama.co.id/news/sail-banda-daya-tarik-indonesia-timur.html</link>
		<comments>http://www.matarama.co.id/news/sail-banda-daya-tarik-indonesia-timur.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 03:26:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matarama</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Sail Banda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.matarama.co.id/?p=2124</guid>
		<description><![CDATA[Sail Banda dinilai sangat potensial menjadi ajang promosi wisata kawasan Indonesia timur. &#8220;Ini menjadi ajang untuk pencitraan obyek yang sekaligus menjadi daya tarik wisata, khususnya kawasan Indonesia timur,&#8221; kata Direktur Promosi Dalam Negeri Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) Fathul Bahri, di Jakarta, Kamis (22/7/2010). Ia mengatakan, melalui gelaran besar itu, masyarakat di seluruh penjuru Tanah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sail Banda dinilai sangat potensial menjadi ajang promosi wisata kawasan Indonesia timur. &#8220;Ini menjadi ajang untuk pencitraan obyek yang sekaligus menjadi daya tarik wisata, khususnya kawasan Indonesia timur,&#8221; kata Direktur Promosi Dalam Negeri Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) Fathul Bahri, di Jakarta, Kamis (22/7/2010).</p>
<p>Ia mengatakan, melalui gelaran besar itu, masyarakat di seluruh penjuru Tanah Air, bahkan di luar negeri, akan tergerak untuk melirik Banda dan kawasan Indonesia timur lain di sekitarnya.</p>
<p>Selain itu, kegiatan bertema bahari sudah saatnya dikembangkan mengingat Indonesia merupakan negeri yang memiliki banyak perairan yang potensial untuk pariwisata. &#8220;Event ini juga akan memobilisasi wisatawan nusantara, melalui acara ini jelas ribuan orang akan tergerak ke Banda,&#8221; katanya.</p>
<p>Fathul menambahkan, pihaknya berkepentingan dengan kegiatan tersebut untuk memobilisasi pergerakan wisatawan nusantara. &#8220;Target kita adalah untuk kepentingan wisatawan nusantara, selain negara kita juga merupakan negara bahari yang kaya yang harus dikembangkan agar lebih banyak dikenal,&#8221; katanya.</p>
<p>Sail Banda 2010 yang berlangsung pada 27 Juli sampai 8 Agustus akan mengambil tema utama, yaitu &#8220;Small Island For Our Future&#8221;. Tema itu diambil karena Maluku sebagai lokasi kegiatan itu merupakan provinsi yang struktur geografisnya didominasi oleh pulau-pulau kecil. Sekaligus sebagai wilayah yang sangat terancam dengan isu perubahan iklim pada pulau-pulau kecil.</p>
<p>Source: <a href="http://travel.kompas.com/read/2010/07/23/15214616/Sail.Banda..Daya.Tarik.Indonesia.Timur">Kompas</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.matarama.co.id/news/sail-banda-daya-tarik-indonesia-timur.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TDL Naik, Tarif Hotel Ikutan Naik?</title>
		<link>http://www.matarama.co.id/news/tdl-naik-tarif-hotel-ikutan-naik.html</link>
		<comments>http://www.matarama.co.id/news/tdl-naik-tarif-hotel-ikutan-naik.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2010 01:14:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matarama</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[TDL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.matarama.co.id/?p=2117</guid>
		<description><![CDATA[Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Bali, Perry Markus mengatakan kenaikkan tarif dasar listrik (TDL) akan berpengaruh terhadap sewa hotel. &#8220;Saat ini hotel sudah mulai melakukan penghitungan akibat kenaikan TDL. Hotel berencana menaikan tarif hotel untuk menambal pengeluaran, karena kenaikan TDL ini akan menambah beban biaya operasional hotel,&#8221; kata Perry di Denpasar, Senin (5/7/2010). [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Bali, Perry Markus mengatakan kenaikkan tarif dasar listrik (TDL) akan berpengaruh terhadap sewa hotel. &#8220;Saat ini hotel sudah mulai melakukan penghitungan akibat kenaikan TDL. Hotel berencana menaikan tarif hotel untuk menambal pengeluaran, karena kenaikan TDL ini akan menambah beban biaya operasional hotel,&#8221; kata Perry di Denpasar, Senin (5/7/2010).</p>
<p>Menurut Perry, kenaikan TDL ini akan memberikan dampak langsung dan tidak langsung bagi industri perhotelan.</p>
<p>Ia mengatakan dampak langsung kenaikan TDL adalah membengkaknya pengeluaran untuk energi. Sementara dampak tidak langsungnya adalah kenaikan harga-harga konsumsi hotel, seperti bahan makanan dan minuman. &#8220;Dampak tidak langsung akan dirasakan sebulan mendatang, sebab kenaikan TDL terhitung per 1 Juli 2010 sehingga akan memicu kenaikan harga barang-barang ke depannya,&#8221; katanya.</p>
<p>Perry melanjutkan, hotel kini tengah mencari formulasi dan solusi dari kenaikan tarif TDL. &#8220;Kita harus berhitung dan mencari formulasi. Apakah mau menaikkan sewa kamar hotel atau efisiensi. Jika menaikkan tarif, berapa besaran yang pas sehingga hotel tetap kompetitif. Tidak mungkin kita menaikkan tarif secara ekstrem kalau hanya mengorbankan daya saing,&#8221; paparnya.</p>
<p>Perry mengatakan kenaikan TDL yang tidak serentak untuk semua besaran daya menyebabkan beban biaya tidak akan dirasakan semua hotel. TDL industri yang dinaikkan oleh pemerintah adalah daya di atas 1.300 VA dengan besaran yang bervariasi.</p>
<p>Made Supatra Karang seorang pemilik Mimpi Bungalow Hotel di kawasan Kuta, Bali menyatakan hanya bisa menerima keputusan pemerintah tanpa bisa melakukan apa-apa. Ia pun belum ada rencana menaikkan tarif kamar hotel saat ini. &#8220;Susah untuk menaikkan tarif hotel. Ada yang sewa saja sudah bersyukur,&#8221; katanya.</p>
<p>Supatra berharap kenaikkan TDL bisa membantu negara dari devisit. &#8220;Kalau itu untuk kebaikan bangsa, kami akan dukung kenaikan TDL. Tapi kita harapkan ada perbaikan layanan dari pemerintah. Jangan kita hanya jadi korban,&#8221; kata Supatra.</p>
<p>Source: <a href="http://travel.kompas.com/read/2010/07/06/15571029/TDL.Naik..Tarif.Hotel.Ikutan.Naik">Kompas</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.matarama.co.id/news/tdl-naik-tarif-hotel-ikutan-naik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia-Turki Sepakat Bebas Visa</title>
		<link>http://www.matarama.co.id/news/indonesia-turki-sepakat-bebas-visa.html</link>
		<comments>http://www.matarama.co.id/news/indonesia-turki-sepakat-bebas-visa.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jun 2010 03:12:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matarama</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Turki]]></category>
		<category><![CDATA[Visa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.matarama.co.id/?p=2106</guid>
		<description><![CDATA[Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Turki sepakat untuk membebaskan visa kunjungan kedua negara untuk mendorong kunjungan wisata di masing-masing negara. Hal tersebut dikatakan oleh Presiden Turki Abdullah Gull dalam keterangan pers bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono seusai melakukan pembicaraan bilateral di Istana Kepresidenan Turki di Ankara, Selasa (29/6/2010). Presiden Gull mengatakan, saat ini maskapai penerbangan Turki [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Turki sepakat untuk membebaskan visa kunjungan kedua negara untuk mendorong kunjungan wisata di masing-masing negara. Hal tersebut dikatakan oleh Presiden Turki Abdullah Gull dalam keterangan pers bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono seusai melakukan pembicaraan bilateral di Istana Kepresidenan Turki di Ankara, Selasa (29/6/2010).</p>
<p>Presiden Gull mengatakan, saat ini maskapai penerbangan Turki juga membuka penerbangan dari Jakarta menuju Istanbul dan demikian juga sebaliknya sehingga bisa menjadi pintu gerbang masyarakat Asia ke Eropa dan demikian juga sebaliknya.</p>
<p>Kerja sama bebas visa kunjungan adalah salah satu dari delapan kesepakatan yang ditanda tangani kedua kepala negara. Presiden Gull mengatakan, &#8220;Kunjungan Presiden Yudhoyono ke Turki bukan semata-mata simbolis, melainkan lebih pada memiliki peran dan arti penting,&#8221; katanya.</p>
<p>Seusai pertemuan bilateral di antara kedua pemimpin negara, keduanya menyaksikan penandatanganan kerja sama di bidang politik, industri pertahanan, industri kecil dan menengah, kebudayaan, transportasi, tenaga kerja, program bersama peningkatan investasi, serta program pertukaran berita antara TVRI dan televisi Turki.</p>
<p>Nota kesepakatan itu dari pihak Indonesia masing-masing ditandatangani oleh Menlu Marty Natalegawa, Menhan Purnomo Yusgiantoro, Menperin MS Hidayat, Menbudpar Jero Wacik, Menhub Freddy Numberi, Menakertrans Muhaimin Iskandar, Kepala BKPM Gita Wirjawan, dan Direktur Pemberitaan TVRI Yon Anwar.</p>
<p>Source: Kompas<a href="http://travel.kompas.com/read/2010/06/29/20285498/Indonesia.Turki.Sepakat.Bebas.Visa"></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.matarama.co.id/news/indonesia-turki-sepakat-bebas-visa.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
